Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo bertemu dengan Presidne RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10). Salah satu topik pembahasan yakni terkait kemungkinan Partai Demokrat bergabung ke pemerintahan.
“Ya kita berbicara itu tetapi belum sampai ke sebuah, apa, sebuah keputusan," kata Jokowi sekaligus meminta wartawan menanyakan langsung ke SBY ihwal posisi Partai Demokrat.
Saat menggelar jumpa pers, Jokowi tidak ditemani SBY. Ketua Umum Partai Demokrat itu langsung pergi usai pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam.
Baca juga : SBY Temui Jokowi di Istana Merdeka
Jokowi mengaku, pertemuan itu juga membahas beberapa hal terkait kondisi dalam negeri.
Jokowi tidak menjelaskan lebih detil isi pertemuannya dengan SBY. Ia hanya menyebut, rencana pertemuan dengan SBY sudah diagendakan sejak lama.
“Saya dengan Pak SBY sudah janjian lama tapi belum pas. Tapi hari ini alhamdulillah pas waktunya dan ketemu," ujar Jokowi. (OL-7)
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya selidiki laporan Partai Demokrat terkait hoaks yang menyeret SBY. Empat akun medsos dipolisikan atas fitnah korupsi dan status tersangka.
Laporan Partai Demokrat tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/97/I/2026/SPKT/Polda Metro Jaya.
Demokrat menyatakan keberatan mendalam karena merasa dirugikan secara institusi maupun nama baik tokoh sentral partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved