Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjelaskan fokus pembagian tugas akan dilakukan berdasarkan bidang keahlian dari latar belakang masing-masing pimpinan.
"Kita akan membagi habis tugas-tugas itu ada yang fokus dibidang koordinator sosialisasi, pengkajian, persidangan, ketatanegaraan, hubunyan antar lembaga, anggaran, dll," tutur Bamsoet saat ditemui sebelum memulai rapat pimpinan MPR yang pertama di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/10).
Bamsoet melanjutkan setelah selesai membagi tugas ke 10 pimpinan, MPR selanjutnya akan menggelar rapat gabungan dengan mengundang seluruh pimpinan fraksi di MPR. Rapat gabunyan ini dilakukan untuk membagi tugas diantar tingkat pimpinan fraksi.
"Agar tugas kemajelisan bisa kita selesaikan dengan baik dengan beban dan tanggung jawab yang merata diantara kami sebagai pimpinan," paparnya.
Baca juga: MPR tak Ingin Terburu-buru Amendemen UUD 1945
Bamsoet menuturkan, metode pembagian tugas dilakukan dengan cara musyawarah mufakat antar pimpinan. Tidak ada porsi-porsi atau bagian yang disediakan khusus bagi beberapa fraksi partai di MPR.
"Enggak ada porsi karena kebetulan kan ini pembagian tugas untuk lima tahun ke depan ada yang membidangi sosialisasi, ada yang menerima aspirasi kemudian juga hubungan antar lembaga,anggaran penggantian dan lain-lain," tuturnya.
Rapat dihadiri seluruh pimpinan MPR. Selain Bamsoet, mereka adalah Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Syarief Hasan, Arsul Sani, Jazilul Fawaid, Hidayat Nur Wahid, dan Fadel Muhammad. (A-4)
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved