Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) telah menerima 150 aduan tindakan kekerasan usai aksi demo ribuan mahasiswa di depan Gedung DPR pada Selasa (24/9) lalu.
Menurut Peneliti KontraS Rivan Lee Ananda, pihaknya mendapatkan aduan yang bermacam-macam seperti adanya penganiayaan, mahasiswa yang terkena gas air mata, pengeroyokan, pelemparan batu, hingga penembakan.
"Pengaduan yang masuk sampai dengan hari ini 20.33 WIB adalah 150 aduan," ujar Rivan saat dihubungi Media Indonesia, Jakarta, Sabtu (28/9).
KontraS juga mendapatkan laporan ada 4 orang yang hilang pascaaksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI yang menolak pengesahan Revisi Undang-Undang KUHP dan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga : Mahasiswa Meninggal, Polri: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
"Ada empat orang (yang dilaporkan hilang). 2 pelajar SMK dari Bogor, lalu 2 mahasiswa dari Jakarta," kata Rivan.
Namun, untuk detail nama empat orang yang saat ini masih dicari keberadaan itu, Rivan menolak memberitahukan. Hal itu terkait privasi korban.
"Laporan yang hilang itu maksudnya penangkapan tanpa prosedur yang jelas. Sementara, ketika keluarganya mencari di kepolisian, tidak mendapat kejelasan," tandas Rivan. (OL-7)
Selain perpustakaan, UBM menghadirkan The UBM Immersive Design Lab sebagai ruang eksplorasi berbasis teknologi bagi mahasiswa Program Studi Desain Interaktif.
Pengalaman ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai budaya kerja profesional dan pentingnya integrasi tim legal dalam kesuksesan berbagai sektor bisnis.
UI menyerahkan beasiswa 1,4 miliar rupiah bagi 159 mahasiswa. Dana ini bersumber dari pengelolaan Dana Abado yang didukung oleh Dato' Low Tuck Kwong dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC)
Selain memberikan bantuan secara finansial, Daesang juga berkomitmen dalam peningkatan kapasitas mahasiswa agar siap menghadapi dunia professional.
Rektor UNJ, Prof. Komarudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Mappi kepada UNJ dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Papua Selatan.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved