Sabtu 28 September 2019, 21:39 WIB

Mahasiswa Meninggal, Polri: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Mahasiswa Meninggal, Polri: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

MI/Adam Dwi
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal

 

KEPOLISIAN RI menyesalkan insiden yang menewaskan dua mahasiswa di Kendari saat unjuk rasa di depan gedung DPRD Sulawesi Tenggara pada Kamis (26/9). Sebagai respons, dibentuk tim investigasi gabungan untuk mencari tahu pelakunya.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengingatkan masyarakat untuh tetap mengedepankan asas praduga terkait insiden tersebut.

"Apabila pelakunya nanti terbukti secara scientific aparat, kita proses hukum, proses pidana sesuai hukumnya. Kita akan tindak tegas, apabila aparat. Tapi ingat kita harus kedepankan asas praduga tak bersalah. Kita tak tahu apakah ada yang bermain. Apakah ada pihak ketiga yang ingin menciptakan martir memicu gelombang kerusuhan lebih besar," ucap Iqbal saat jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (27/9).

"Saya sampaikan sudah konfirm ada pihak-pihak lain, pihak ketiga untuk mendompleng ini apalagi di Sulawesi Tenggara itu kan dekat, walau kita tak mengarahkan ke sana (teroris), tapi dugaan itu ada." papar Iqbal.

Baca juga : Masyarakat Diminta Tunggu Hasil Investigasi Kematian 2 Mahasiswa

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat khususnya dari kalangan mahasiswa untuk memercayakan penanganan insiden itu kepada kepolisian.

"Kami menghmbau seluruh masyarakat dan adek-adek tidak terpancing isu-isu pihak ketiga. Untuk mengambil keuntungan, gelombang anarkis semakin besar. Percayakan pada kami. Kepada tim investigasi gabungan," tegasnya.

Diketahui dua mahasiswa yang meninggal di Kendari bernama Randi, 21, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) serta Muhammad Yusuf Kardawi, 19, mahasiswa teknik UHO.

Randi meninggal akibat terkena tembakan dibagian dada. Sedangkan Muhammad Yusuf Kardawi yang sebelumnya kritis akibat luka di kepala akhirnya juga meninggal dunia. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More