Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan komandan lapangan Brimob Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi dengan pihak marinir TNI AL setelah adanya gesekan di Mess TNI AL Lumba Lumba Jalan Gatot Subroto Jakarta Pusat.
"Sudah ada komunikasi dengan para Komandan Lapangan untuk meredam kejadian itu," kata Dedi dimintai keterangannya, Rabu (26/9).
Dedi menjelaskan, pihaknya akan terus bersinergi dengan anggota TNI selama bertugas mengamankan aksi di lapangan agar tidak terjadi kesalahpahaman sesama aparat tersebut. Sebab, kesalahpahaman dapat memicu provokasi dari pihak lain.
"Sinergi di lapangan akan terus dilakukan dan terus ditingkatkan untuk bersama-sama meredam rusuh massa,” sebutnya.
Diketahui kronologis kesalahpahaman itu terjadi sekitar pkl 21.30 WIB apkam brimob dan Sabhara membubarkan dan memukul mundur masa demonstran dari kalangan siswa SMK/SMA dari arah gedung DPRD menuju arah cawang.
Pada saat melaksanakan pengejaran terhadap para demonstran, beberapa pelaku demonstran masuk ke Mess TNI AL Lumba Lumba, sehingga di laksanakan prosedur pengamanan oleh anggota Marinir.
Saat anggota Marinir mengamankan pelaku Demonstran karena memasuki Mess TNI AL Lumba Lumba, anggota Brimob ada yang memaksa masuk ke messTNI AL Lumba Lumba, sehingga menimbulkan perdebatan antara Brimob dan Marinir.
Setelah itu apkam brimob merasa tidak terima bahkan sampai ada yang menembaki anggota Marinir yang berjaga di Mess Pati Lumba Lumba dengan Gas Air mata dan memaksa masuk gerbang Mess Lumba Lumba dengan cara mendobrak.
Selanjutnya, anggota marinir mencoba untuk mencegah dengan cara menegur Brimob yang menembakan gas air mata ke Mes Lumba Lumba, akan tetapi tidak diindahkan malahan memberikan tembakan yang semakin brutal.
Danyonmarhanlan III yang standby di Mes Lumba Lumba mencoba meredam kejadian tersebut, akan tetapi tidak dihiraukan juga, Brimob dan sabhara tetap menembaki gas air mata ke arah pasukan marinir yg sedang berjaga di Mess Lumba Lumba disertai dengan teriakan yang tidak pantas.
Sekira pkl 21.50 WIB setelah Brimob dan Sabhara menembaki messTNI AL Lumba Lumba mundur ke arah gedung DPR RI. Kondisi mulai kondusif pukul 21.55 WIB. (OL-09)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved