Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut Presiden Joko Widodo telah menerima perwakilan petani yang menggelar aksi Hari Tani Nasional 2019 di seberang Istana Merdeka, Jakarta. Perwakilan petani telah menyampaikan keluhan terkait dengan reformasi agraria.
"Sudah menyampaikan berbagai persoalan dalam konteks reforma agraria. Tadi sudah dicatat semuanya oleh Bapak Presiden," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta, kemarin.
Perwakilan petani menyampaikan masalah redistribusi lahan untuk petani, program perhutanan sosial, serta nasib masyarakat transmigrasi memperoleh lahan. Perwakilan petani juga mendesak pemerintah merevisi Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria.
Para petani, kata dia, juga meminta Jokowi mengambil alih masalah redistribusi lahan dan konflik agraria. Moeldoko pun akan mengundang kembali perwakilan petani untuk mendalami sejumlah masalah tersebut.
"Kami akan undang untuk mendalami persolan lebih detail lagi. Saya akan mapping-kan nanti. Harus ada langkah konkret, itu yang diinginkan mereka," jelas mantan Panglima TNI itu.
Serikat Petani Pasundan menggelar demonstrasi di depan Istana Merdeka. Aksi itu sekaligus memperingati Hari Tani Nasional 2019. Agustiana yang menjadi koordinator lapangan diizinkan menemui Presiden di Istana Merdeka.
Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika mengatakan Jokowi tak tahu distribusi lahan prog-ram reformasi agraria macet. Padahal, lima tahun lalu pemerintah berjanji akan mendistribusikan 9 juta hektare lahan kepada petani.
"Hasilnya nol hektare yang sampai ke masyarakat. Tidak ada. Beliau tadi kaget masih nol hektare, padalah sudah lima tahun berjalan," kata Dewi.
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengungkapkan pemerintah bersama DPR memutuskan menunda pengesahan RUU Pertanahan karena masih banyak masyarakat yang tidak memahami secara penuh akan produk hukum tersebut.
"Ini ditunda karena banyak masyarakat yang belum terinformasi secara baik. Ke depannya, pemerintah bersama DPR akan memberikan pemahaman lebih dulu kepada masyarakat," ujar Sofyan.
Salah satu isu yang memunculkan kesalahpahaman ialah terkait dengan pengadaan bank tanah. (Mal/Pra/P-3)
"Petani harus ditempatkan sebagai subjek utama. Subjek berarti punya hak yang jelas atas tanahnya, punya ruang menentukan pilihan usaha taninya, punya posisi tawar di pasar,"
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial seluas 4.237 hektare kepada lima kelompok masyarakat di Riau.
SEKELOMPOK warga yang sempat tinggal di tenda pengungsian pascabencana Palu 2018, berhasil merubah lahan bekas tempat pembuangan sampah menjadi kebun anggur penggerak ekonomi warga sekitar.
Desa Hargorejo di Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, menjadi salah satu wajah keberhasilan program Reforma Agraria.
KETUA Umum DPN Gerbang Tani, Idham Arsyad mengatakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) penyelesaian Konflik Agraria oleh DPR RI merupakan satu langkah yang positif.
BPRA dapat menyelesaikan tumpang tindih berbagai peraturan mengenai agraria.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved