Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) TNI AD bertujuan untuk membantu percepatan pembangunan daerah, khususnya di daerah tertinggal. Kegiatan itu sekaligus membantu pemerintah guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, serta memiliki ketahanan dalam menghadapi tantangan kemajuan ekonomi dan budaya.
Demikian pernyataan Kepala Staf TNI AD Jenderal Andika Perkasa melalui Asisten Teritorial TNI AD Mayjen Bakti Agus Fadjari saat membuka Rapat Koordinasi Teknis TMMD ke-106 TA 2019, di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Kamis (12/9). Dalam kegiatan itu TNI AD bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
TMMD ke-106 akan dilaksanakan pada 2-31 Oktober 2019. Kegiatan tersebut melibatkan 50 tim satuan tugas atau sekitar 7.500 prajurit yang tersebar di 52 kabupaten/kota dan 74 kecamatan di penjuru Tanah Air.
Baca juga: TMMD Tingkatkan Konektivitas dan Kesejahteraan di Bukit Sejahtera
Bakti mengemukakan, kegiatan yang akan dilaksanakan berupa proyek fisik dan nonfisik. Kegiatan fisik meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni, rumah ibadah, dan pembuatan jalan di daerah terutama yang aksesnya sulit dijangkau. Sedangkan kegiatan fisik, antara lain penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, narkoba, pertanian, dan peternakan.
"TMMD sebagai program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan segenap komponen bangsa. Kegiatan yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat adalah wujud komitmen TNI untuk ikut dalam membangun bangsa," ujarnya.
Oleh karena itu, sambung dia, kegiatan TMMD tetap memerlukan gotong-royong dan partisipasi aktif dari semua pihak, terutama kementerian terkait, pihak pemda, serta elemen masyarakat lainnya. Dengan demikia akan tercipta kesatuan visi dan persepsi dalam menyukseskan TMMD yang akan datang.
"Dengan adanya komitmen bersama dan dukungan dari semua pihak yang terlibat, maka tujuan program TMMD untuk membantu mempercepat pembangunan di desa-desa tertinggal, daerah terpencil, kawasan kumuh di perkotaan, serta daerah yang terdampak bencana di seluruh nusantara dapat terwujud. Kita berharap TMMD ini menjadi sumbangsih besar TNI bagi kemajuan bangsa dan negara," kata dia.
Sementara, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah KLHK Winarni D Monoarfa, mengapresiasi kerja sama penyelenggaraan TMMD antara TNI dan KLHK yang sebelumnya ditandai melalui memorandum of understanding (MoU).
"Fokus kegiatan TMMD dengan Kementerian LHK kali ini adalah rehabilitasi hutan dan lahan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), program-program perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup, serta mendorong percepatan pengurangan lahan kritis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (OL-8)
Ia berharap, sinergi TNI, pemerintah daerah, dan segenap warga masyarakat harus berkelanjutan.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun 2025 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dilaksanakan di Desa Mundu, Kecamatan Tulung, Klaten.
TMMD di Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, Lamongan, Jawa Timur, diproyeksikan membangun sejumlah sarana infrastruktur dengan anggaran senilai Rp2,25 miliar.
Adapun pekerjaan yang dilakukan berupa pengerjaan infrastruktur pengerasan jalan, pembangunan rumah layak huni, sarana air bersih, perbaikan musala dan pembuatan pos kamling.
TMMD merupakan program terpadu antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah.
Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo, menutup kegiatan TMMD Sengkuyung IV/2024 di Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Klaten, Kamis (31/10).
Kapan pendaftaran TNI AD 2026 dibuka? Simak jadwal lengkap Tamtama, Bintara, dan Taruna Akmil, syarat terbaru (tinggi badan 158 cm), serta panduan lolos seleksi di sini.
Pendaftaran Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2026 masih dibuka hingga 29 Januari. Validasi data dimulai hari ini, 6 Januari 2026. Simak syarat lengkapnya.
Demonstrasi militer dan parade serta pameran alat utama sistem senjata (alutsista) tersebut digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Juang TNI AD.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Hingga Minggu (30/11), total 21.707 personel TNI AD dikerahkan untuk membantu percepatan penanganan dampak banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi sejak 21 November 2025 dan menimpa 13 kabupaten/kota di Sumatra Utara, BNPB menyebutkan telah 58 orang ditemukan meninggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved