Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH secara prinsip menyetujui adanya revisi Undang-Undang nomor 32 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengungkapkan revisi ini dimaksudkan untuk memperbaiki kinerja lembaga antirasywah itu pada masa-masa mendatang.
“Secara prinsip perlu perbaikan-perbaikan. Apalagi dalam 17 tahun ini sudah banyak terjadi perubahan,” katanya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (10/9).
Baca juga: Ini Sembilan Permintaan Tokoh Papua kepada Jokowi
Menurut Kalla, pemerintah akan mengirimkan surat ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait dengan posisi tersebut.
“Rencananya Presiden akan mengirim surat ke DPR. Mungkin hari ini,” ungkapnya.
Kalla menyebutkan, pemerintah dan juga masyarakat tentu sangat mengapreasiasi KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia. Namun, tambah Kalla, kinerja KPK ini juga perlu dievaluasi agar semakin kuat pada masa mendatang.
“Contohnya struktur KPK yang sudah ditetapkan Mahkamah Konstitusi (MK). Kita tentu harus menyesuaikan,” ujarnya.
Kalla menjamin, revisi UU ini tidak akan mengebiri kinerja KPK. Pemerintah juga tidak akan mengurangi wewenang KPK dalam memberantas korupsi.
“Apanya yang dikebiri? Kita hanya berharap KPK tetap sesuai aturan perundangan yang berlaku,” tegasnya. (OL-6)
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
Jusuf Kalla menegaskan bantuan asing ke Aceh diperbolehkan selama untuk kemanusiaan dan terkoordinasi. PMI fokus pada logistik dan kebutuhan dasar warga terdampak.
Jusuf Kalla menekankan pentingnya penanganan cepat dampak banjir, khususnya penumpukan kayu di sungai, serta mendorong pemanfaatan kayu bernilai guna untuk membantu masyarakat
KETUA Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta agar permasalahan lautan kayu dari banjir Sumatra untuk segera diselesaikan. Kayu yang memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved