Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Bergerak di bidang penerimaan dan pengawasan tidak membuat Bea Cukai melupakan sisi kemanusiaan dalam pekerjaannya. Para pejabat dan pegawai Bea Cukai Parepare berinisiatif melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa kegiatan donor darah untuk membantu PMI Cabang kota Parepare sehubungan dengan permintaan darah yang semakin meningkat.
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pelayanan Bea Cukai Parepare pada hari Kamis 5 September 2019 ini berhasil mengumpulkan 17 kantong darah yang berasal dari para pegawai dan instansi yang ada di wilayah kerja Pelabuhan Nusantara Pelabuhan Parepare.
Kepala Kantor Bea Cukai Parepare, Eva Arifah Aliyah, mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan salah satu wujud kerja sama dan sinergi yang baik dalam bidang kemanusiaan.
“Dengan adanya donor darah ini kami harap dapat membantu PMI untuk menjaga stok darah yang diperlukan masyarakat. Kami harap sinergi yang baik dalam bidang kemanusiaan seperti ini dapat terjalin terus menerus hingga tidak akan ada kekurangan di PMI nantinya,” ungkap Eva.
PMI cabang Kota Parepare pun mengapresiasi Bea Cukai karena telah menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin yang di laksanakan tiga bulan sekali oleh Bea Cukai Parepare.
“Sesuai slogan dari Bea Cukai, karena setetes darah Anda pun dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Jangan berhenti untuk terus berbuat baik bagi sesama untuk Bea Cukai Makin Baik,” tutup Eva. (RO/OL-10)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Instruksi 'bersih-bersih' tersebut merupakan kode untuk memindahkan tumpukan uang tunai dari lokasi awal.
KPK resmi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Para oknum tersebut sengaja menyiapkan lebih dari satu lokasi penyimpanan guna menghindari pemantauan aparat penegak hukum.
KPK temukan uang Rp5 miliar dalam 5 koper terkait kasus suap importasi Bea Cukai. Simak peran 6 tersangka termasuk pejabat Ditjen Bea Cukai di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved