Kamis 29 Agustus 2019, 11:10 WIB

Pansel Ajukan 12 Calon Anggota Komjak

Media Indonesia | Politik dan Hukum
Pansel Ajukan 12 Calon Anggota Komjak

MI/ROMMY PUJIANTO
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Kejaksaan RI Basrief Arief.

 

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menerima 12 nama calon anggota Komisi Kejaksaan RI (Komjak) periode 2019-2023 unsur masyarakat dari Panitia Seleksi Calon Anggota Komjak.  

"Kami pansel menyerahkan hasil seleksi yang sudah kami lakukan dari Mei sampai Agustus ini. Hasilnya kami serahkan," ujar Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KKRI Basrief Arief di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu.     

Mantan Jaksa Agung itu mengatakan pansel memilih 12 orang untuk diserahkan kepada Presiden Joko Widodo melalui Menko Polhukam. Selanjutnya, akan ditetapkan sebagai komisioner dari unsur masyarakat sebanyak enam orang.

Penentuan enam orang komisioner disebutnya tergantung pada pertimbangan Presiden Joko Widodo. "Jadi ada dua unsur, dari pemerintah dan masyarakat. Pemerintah nanti Menko Polhukam yang menunjuk," ucap Basrief.

Ketika ditanyakan tentang tiga orang dari unsur pemerintah, ia enggan mengungkapkan. Basrief menyebut ketiga orang itu hanya diketahui Menko Polhukam Wiranto.

Dalam perjalanan tahapan seleksinya, lanjut Basrief, pansel sudah meminta bantuan kepada Badan Intelijen Negara (BIN), Polri, dan kejaksaan untuk melakukan penelusuran rekam jejak calon komisioner.    Pansel juga menerima masukan dari masyarakat.

Sebelumnya sebanyak 25 calon menjalani wawancara hingga ditentukan 12 yang melaju menjadi kandidat. Kedua belas kandidat telah melalui tahapan seleksi administrasi, kompetensi, psikologi, kesehatan, serta uji publik.

Basrief menegaskan pansel memilih komisioner yang mumpuni, berintegritas, berdedikasi dan bisa bersinergi dengan kejaksaan untuk melakukan perbaikan ke depan.

Tugas dan wewenang Komjak ialah mengevaluasi, menilai, memberikan rekomendasi kepada Kejaksaan untuk melakukan perbaikan kinerja, baik secara institusional maupun secara pribadi jaksa.

"Bukan hanya jaksanya, semua pegawai kejaksaan juga harus dimonitor. Semuanya kita harapkan dari  para komisioner-komisioner yang memiliki integritas, punya keberanian dan nurani," tutur Basrief. (Ant/P-2)

Baca Juga

Chaliya/123Rf

BPK Rekomendasikan Kemenkominfo Segera Sahkan RUU Perlindungan Data Pribadi

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:24 WIB
Upaya tersebut perlu dilakukan demi menjamin keamanan dan ketahanan siber masyarakat...
Dok MI

Kejagung Turunkan 34 JPU untuk Sidang Pelanggaran HAM Berat Paniai

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 24 Mei 2022, 22:50 WIB
Tersangka IS yang merupakan perwira penghubung pada Kodim Paniai mengikuti proses...
MI/BAYU ANGGORO

NasDem Suarakan Andika Perkasa dan Rahmat Gobel Menuju Pilpres 2024

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 24 Mei 2022, 22:45 WIB
Penyaringan nama-nama capres dari semua dewan pimpinan wilayah (DPW) provinsi terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya