Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berkunjung ke gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (22/8). Ia tiba pukul 12.17 WIB bersama beberapa jajarannya.
Ia mengatakan kunjungannya ke KPK guna membahas permasalahan Nomor Induk Kependudukan.
"Mungkin akan ada konfirmasi-konfirmasi menyangkut sudah seberapa jauh terintegrasi dengan kementerian dan lembaga," kata Tjahjo di Gedung KPK, Kamis (22/8).
Pembahasan itu tidak hanya dilakukan dengan KPK saja, berdasarkan pantauan di lokasi, telah lebih dulu tiba Ketua Badan Pusat Statistik Suhariyanto ke gedung KPK.
Tjahjo menyatakan, kehadiran BPS menjadi penting guna mengetahui data kependudukan secara mendetail.
"Karena BPS akan ada survei lah, survei itu akan lebih baik kalau menggunakan NIK, ini akan kita detail," ujarnya.
Sementara, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan kehadiran sejumlah kementerian dan lembaga guna membahas pencegahan tentang pemanfaatan NIK guna memperbaiki basis data pemberian bantuan sosial.
"Rapat lintas Kementerian membahas materi Pencegahan tentang Pemanfaatan NIK untuk Perbaikan Basis Data Pemberian Bantuan Sosial. Rencana dihadiri Mendagri, Mensos dan instansi terkait," tukas Febri.
Baca juga: Warga Diimbau tidak Sembarang Unggah Data Kependudukan
Lebih jauh, Tjahjo mengapresiasi lembaga antirasywah lantaran mau ikut terlibat memonitor soal data kependudukan. Sebab, dari data kependudukan itu akan berpengaruh pula pada keuangan negara dan bantuan sosial lainnya.
"Setelah ini juga kami akan diundang KPK lagi untuk menjawab masalah aset-aset juga, aset di kemendagri, aset di daerah yang sekarang menjadi fokus dari korsupgah KPK," imbuh Tjahjo.
"Secara prinsip, saya sebagai Mendagri menyampaikan terima kasih, KPK punya inisiatif membentuk koordinasi supervisi pencegahan (korsupgah), dan itu masuk ke semua daerah tingkat satu dan dua dalam fungsi pencegahan, dalam fungsi inventarisasi, masalah dalam konteks pencegahan," sambung Tjahjo.
Hal itu menjadi penting guna meningkatkan kualitas pejabat di daerah dalam mengelola aset yang meliputi perizinan, perencanaan anggaran yang melibatkan DPRD dan soal pengisian jabatan.
Untuk itu, Kemendagri dan KPK akan bersinergi guna membahas persoalan-persoalan tersebut.
"Karena konteks anggaran itu mulai keputusan DPRD dan pemerintah daerah, anggaran itu sah kalau sudah ada tandatangan Mendagri. Habis itu belum selesai, masih ada revisi anggaran lagi yang juga mendapatkan persetujuan dari mendagri, termasuk izin-izin yang terkait dengan pengisian jabatan SKPD, termasuk eselon II dan III," pungkas Tjahjo. (OL-5)
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
PEMERINTAH menegaskan komitmen mempercepat penanganan pascabencana di wilayah Sumatra melalui penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga.
BSKDN Kemendagri memperkuat peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya penurunan tingkat pengangguran.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
MAYORITAS penduduk Indonesia saat ini berada pada kelompok usia produktif. Hingga Semester II Tahun 2025, sebanyak 199.026.595 jiwa berada di rentang usia 15 hingga 64 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved