Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengungkapkan kegeramannya terkait loyonya kinerja investasi dan ekspor. Padahal, investasi dan ekspor menjadi kunci utama mengatasi defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang sudah beberapa tahun ini menjadi masalah yang belum bisa terselesaikan.
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas (ratas) terkait Terobosan Kebijakan Investasi, Ekspor, dan Perpajakan, di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.
Presiden menyinggung investasi yang tidak mengalami peningkatan signifikan. Demikian juga urusan perizinan yang menyusahkan investor untuk menanamkan modalnya.
"Kebijakan di investasi, urusan perizinan, tidak ada tendangannya apa-apa saat ini," ujar Jokowi.
Padahal, rapat terbatas mengenai masalah ini sudah digelar sebanyak enam kali. Namun, tetap saja, menurut Jokowi, tidak ada tindak lanjut yang signifikan. "Ini ratas keenam. Tolong digarisbawahi," tegas Jokowi dengan nada tinggi saat memimpin rapat terbatas itu.
Jokowi juga mengarahkan aparat pemerintah untuk terus mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami para pelaku usaha.
Presiden menekankan kebijakan investasi dan percepatan perizinan masih harus terus diperbaiki dan ditingkatkan.
Seusai rapat, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Presiden menekankan kementerian terkait bekerja sampai level implementasi dan tidak berhenti di tingkat kebijakan.
"Tidak berhenti pada level policy, tapi pada level implementasi kepada setiap industrinya, di lokasi mana, dan juga minta supaya berbagai trade representative kita di luar negeri, bisa betul-betul menjadi agen yang bisa buka pasar," jelasnya.
Menurutnya, memang harus ada yang dikaji lebih dalam untuk mendongkrak sektor yang selama ini menjadi sumber perbaikan defisit transaksi berjalan. Pasalnya, permasalahan defisit transaksi berjalan lantaran kinerja ekspor yang loyo dan arus investasi yang masuk tidak sebesar yang diharapkan.
"Ya, kita harus betul-betul melihat per industri dan per lokasi" ujarnya. (Mal/X-10)
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Simak prediksi harga emas Antam Rabu 25 Februari 2026. Waspada potensi koreksi harga usai pecah rekor Rp3,06 juta akibat aksi ambil untung di pasar global.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
Mendes PDT Yandri Susanto, yang hadir langsung melepas keberangkatan kontainer ekspor tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret sektor swasta dalam membina desa.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved