Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria berbaju tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dijaga dua orang pengawal, Rabu (15/5) siang, terlihat berbelanja di Jalan ABC, Kota Bandung, Jawa Barat.
Mereka sempat mampir ke Toko Samijaya yang bernomor 26 di jalan tersebut. Tahanan beserta seorang pengawal masuk ke dalam toko, sementara seorang pengawal lainnya berjaga di pintu masuk toko.
Kehadiran tahanan dengan seragam tahanan berwarna oranye ini menarik perhatian pegawai toko. Mereka sempat menanyakan kepada tahanan itu, kenapa bisa keluar rutan.
"Ya bisa lah. Saya bisa kemana saja asal dikawal. Gayus saja bisa jalan-jalan, mengapa saya tidak?' ujar tahanan itu seperti yang ditirukan seorang pegawai toko tersebut kepada Media Indonesia.
Baca juga: Kalapas Sukamiskin Akui Beri Izin Setnov
Setelah memilih-milih jam tangan di etalase toko selama kurang lebih setengah jam, tahanan itu pun membeli sebuah jam merek Luminox seharga Rp4 juta. Tahanan itu pun membayar dengan uang tunai dan mereka pun langsung meninggalkan toko.
Tidak ada satu pun karyawan yang mengenali siapa tahanan KPK yang sempat-sempatnya berbelanja itu. (A-4)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan klarifikasi tegas terkait tudingan ketidakpatuhan prosedur dalam penggeledahan rumah Ono Surono.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan pemanggilan sejumlah pengusaha rokok, dalam kasus dugaan suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
KPK menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono di Kota Bandung dan Indramayu. Tokoh Masyarakat Adat Jawa Barat Eka Santosa mmenyatakan keprihatinan.
Usai dilakukannya penggeledahan rumah Ono Surono oleh KPK, ketua DPD PDI Perjuangan yang juga wakil ketua DPRD Jabar, itu enggan berkomentar banyak.
Perkara ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2023.
KPK mesih menyatakan kepatuhan penyerahan LHKPN masih tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved