Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KAROPENMAS Div Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan pihaknya kembali menangkap dua orang terduga teroris berinisial S dan T yang sempat dinyatakan buron dalam pengerebekan di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Ya, betul. Hari ini ada penangkapan jaringan (JAD Lampung) mereka," kata Dedi, dimintai keterangannya Minggu (5/5).
Baca juga: Satu Terduga Teroris Meledakkan Diri di Bekasi
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga terorisme berinisial S ditangkap pukul 07.42 WIB di Jalan Dr Ratna, Jati Bening, Kelurahan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih. Sedangkan, T ditangkap pukul 08.18 WIB di Jalan The Cluster California, Kelurahan Jati Kramat, Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi.
Dalam penangkapan itu, tim Densus 88 terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan perlawanan S. Pasalnya, dia hendak melemparkan bom ke arah petugas sebelum akhirnya meledak dan menghantam diri sendiri.
Sementara S berhasil diamankan tanpa perlawanan yang berarti dan langsung dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.
"Saat ini anggota masih melakukan pengembangan di lapangan," terangnya.
Menurutnya, Densus 88 juga berhasil menangkap terduga teroris lainnya. Sejauh ini, pihaknya masih belum menyampaikan identitas terduga teroris lainnya guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Jadi ada 4 orang (S dan T) dan 1 orang di antaranya diambil tindakan tegas terukur karena membahayakan keselamatan anggota dan meninggal dunia," terangnya.
Diketahui, Densus 88 Antiteror berhasil menangkap terduga teroris berinisial SL dan AN di Bekasi. Kemudian dilanjutkan mengamankan pria berinisial MC di Tegal, Jawa Tengah terkait hal yang sama.
"Jadi sudah 7 orang terduga teroris yang ditangkap sampai hari ini," pungkasnya.
Sebelumnya, Jajaran Mabes Polri mengamankan tiga terduga teroris di Kawasan Babelan, Bekasi, Jawa Barat. Penggerebekan itu terjadi Sabtu (4/5) siang. Ketiga teroris diduga berencana melakukan aksi penyerangan terhadap polisi saat pemilu berlangsung.
"Mereka akan melakukan amaliah dengan sasaran anggota Polri saat Pemilu. Saat ini kasus tersebut dalam pengembangan oleh tim gabungan," sebut Dedi Prasetyo, Karopenmas Div Humas Mabes Polri.
Polisi menangkap SL pukul 04:34 WIB di Jalan Pondok Ungu Permai Sektor V, Bahagia, Babelan, Bekasi. "Pelaku SL ini merupakan DPO JAD Lampung," jelasnya.
Pelaku kedua yang ditangkap berinisial AN pukul 08.49 WIB di Jalan Keramat Kedongdong, Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi.
Baca juga: Teroris Jaringan Lampung Dibekuk di Bekasi
Sedangkan pelaku ke tiga berinisial MC diamankan di Jalan Waringin, Gang13 Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal. "Dua tersangka ini bertugas menyembunyikan DPO," terangnya.
Hingga saat ini, proses pemeriksaan terhadap tiga tersangka masih berlangsung. Pihak kepolisian menyatakan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain yang masih berkeliaran atau DPO. (OL-6)
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
Pameran Dagang Lokal yang menjadi agenda pembuka menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved