Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Ulama dan Umaro 01-02 Jakbar Berkomitmen Bersatu dalam Damai

Ferdian Ananda Majni
05/5/2019 12:15
Ulama dan Umaro 01-02 Jakbar Berkomitmen Bersatu dalam Damai
Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar(Medcom.id)

ULAMA dan Umaro pendukung Capres dan Cawapres 01 dan 02 se-Jakarta Barat bertemu dalam acara Damai Indonesiaku yang mengambil tema “Kita Rajut Kebersamaan Dalam Menjaga Keutuhan NKRI Serta Menyambut Ramadan 1440 Hijriah”.

Silaturahmi pertemuan itu berlangsung sejuk dan penuh keakraban di Masjid Agung Al-Muhlisin, Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (4/5) malam.

Dalam silaturahami tersebut, seluruh ulama pendukung 01 dan 02 se-Jakarta Barat bersama masyarakat luas bersatu dan berkomitmen saling memaafkan dan menjaga persatuan dan kedamaian di NKRI.

Seluruh ulama dan umaro serta masyarakat berdiri dan bergandengan tangan dipimpin Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar untuk menyatakan sikap berkomitmen menjaga kedamaian dan persatuan.

“Bismillah, kami Ulama dan Umaro yang hadir di tempat ini sepakat menjaga kedamaian, menghormati konstitusi demi kemaslatahan dan kehidupan bangsa. Kami mohon kepada Mu Ya Allah, tuntunlah kami semuanya. Bimbinglah kami semuanya agar senantiasa berjalan di atas jalan yang benar siraturmutaqin sirraturlazi na an am taalaihim ghoril maqdubialaihim waladdhoooolinnnn. Aaminnn,” kata seluruh ulama, umaro dan masyarakat dipimpin Nazaruddin Umar.

Baca juga: Masjid Jangan Dipakai Sebarkan Kebencian

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihaknya menggelar pertemuan silaturahmi antara ulama dan umaro se-Jakarta Barat untuk kembali berkomitmen dalam deklarasi damai.

"Ini kegiatan tindak lanjut dari kegiatan sebelum digelarnya pemilu kita memang telah menggelar deklarasi damai," katanya.

Dia menambahkan, khususnya ulama dan umaro selaku pemuka masyarakat agar terus berkomitmen menjada persatuan dan kesatuan negeri.

"Hindari polarisasi yang kemarin terjadi. Tidak ada lagi istilah 01, 02 tidak ada lagi cebong dan kampret, yang ada adalah kesatuan Indonesia apalagi jelang bulan puasa," terangnya.

Oleh karena itu, melalui peranan ulama dan umaro yang sangat besar untuk disampaikan kepada masyarakat. Apalagi akses dari pemilu dapat diminimalisir dengan bersatunya kedua pemuka masyarakat tersebut.

"Apabila ini bersatu sebagai pemuka masyarakat, pastinya kondusifitas wilayah terutama Jakarta Barat akan terjaga," lanjutnya.

Di penghujung acara, tausiah Nazaruddin Umar juga mengajak seluruh jamaah untuk berdoa bersama demi kebaikan bangsa dan negara untuk tetap dan selalu menjaga kesatuan dan persatuan serta kedamaian.

Dalam kesempatan itu, ulama dari pendukung capres cawapres 01 Jokowi-Maruf Amin yang hadir adalah Suhaeri Gaos, Abdur Rahman Masduki, Ustaz Asikin, Ustaz Hasan Hasari, KH Abdul Hamid, Sumitroh, Kimung, Syamsurin, Saadi, ustaz Zaenal Abidin dan Ustaz Mustopa.

Sedangkan ulama dari pendukung capres cawapres Prabowo-Sandiaga adalah Hamdani, Ustaz Nanang, Ustaz Faris Ariansya, Ustaz Fikri Amien, KH Z Lee, Andul Mukti, Tabar, KH Khaetami, Ustaz Suripno Huesen, Ustaz Cucu Saefuloh dan Habib Sahaab Anggawi.

Acara tersebut juga diakhiri dengan bersalaman bersama dan saling bermaaf-maafan dengan semua tamu yang hadir. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya