Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKJEN Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan rekonsiliasi kedua kubu pasca-pilpres harus dimulai dengan pertemuan Joko Widodo dengan Prabowo Subianto.
Menurutnya, jika kedua capres tersebut telah bertemu, situasi di akar rumput dapat kembali berjalan dengan kondusif.
"Saya pikir ketika rekonsiliasi itu diawali dengan pertemuan di antara para tokoh ini yang maju di pilpres, saya kira nanti ke bawahnya akan jadi sangat cair," kata Eddy ketika ditemui di kantor PAN, Jakarta Selatan, Sabtu (4/5).
Baca juga: AHY Sepakat Seruan Jokowi Jaga Situasi Negara Pasca-Pilpres
Eddy meyakini konsolidasi kedua pihak akan disambut baik oleh Prabowo-Sandiaga Uno. Menurutnya, kontestasi pilpres telah dilaksanakan dan saat ini kedua pihak tengah menunggu hasil resmi dari KPU.
"Saya kira usul itu sangat baik dan pasti akan mendapatkan sambutan yang positif. Saya yakin capres dan cawapres yang kita usung pasti akan menyambut gembira karena pada ujungnya perhelatan pilpres ini kan sudah kita laksanakan, sekarang kita menunggu hasil," kata Eddy.
Baca juga: Prabowo Ingin Bertemu Langsung dengan Jokowi
Eddy mengatakan upaya rekonsiliasi akan terjadi dalam waktu dekat. Meski, kata ia, pihaknya sedang fokus menyelesaikan proses pemilu dengan menjaga suara partai dan Pilpres di daerah.
"Cepat atau lambat saya kira masalah rekonsiliasi adalah suatu hal keniscayaan pasti akan terjadi," kata Eddy. (X-15)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved