Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Bawaslu akan Bersurat ke BPN dan TKN untuk Jaga Suasana

Putri Rosmalia Octaviyani
30/4/2019 14:05
Bawaslu akan Bersurat ke BPN dan TKN untuk Jaga Suasana
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan (kanan) didampingi Komisioner M. Afifudin (kiri) menjawab pertanyaan wartawan(ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

BAWASLU RI akan mengirimkan surat pada Badan Pemanangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin agar menjaga suasana tetap kondusif. Mereka diimbau untuk mengajak setiap relawan dan pendukung tidak bertindak atau melakukan berbagai bentuk deklarasi kemenangan sebelum ada hasil resmi dari KPU.

Hal itu dilakukan menyusul adanya pemasangan baliho ucapan selamat dan deklarasi kemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga oleh pendukungnya di beberapa titik di Cileungsi, Bogor. Warga pun menolak menurunkan baliho dan menunggu hasil resmi KPU.

"Bawaslu berencana bersurat ke BPN dan TKN mengingatkan untuk menjaga suasana kondusif," ujar Komisioner Bawaslu, M Afifuddin, ketika dihubungi, Selasa (30/4).

Afif mengimbau dan berharap masyarakat bisa menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa memicu ketegangan. Imbauan pada BPN dan TKN diharapkan dapat turut berperan menjaga hal serupa tidak terjadi di daerah lain.

"Kami mengimbau kiranya tidak dilakukan aksi-aksi itu. Kita sarankan para tim tak melakukan hal-hal yang memicu ketegangan karena proses masih berlangsung," tuturnya.

Baca juga: Bawaslu Sumsel: Baliho Prabowo-Sandi Pilihan Ulama Langgar Aturan

Seperti diketahui, pemasangan baliho berukuran besar itu menjadi viral setelah videonya tersebar di media sosial. Dalam video itu, tampak sejumlah orang tengah memasang baliho raksasa bergambar Prabowo-Sandi.

Dalam video itu juga terdengar beberapa orang menyanyikan penggalan lagu Indonesia Raya selagi baliho dinaikkan. Baliho dipasang di pinggir jalan raya. Sejumlah orang yang ada di lokasi terlihat berpose dua jari.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya