Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Sahabat Pancasila JKW Ajak Masyarakat Syukuri Pemilu 2019

Mediaindonesia.com
27/4/2019 08:05
Sahabat Pancasila JKW Ajak Masyarakat Syukuri Pemilu 2019
Acara Syukuran Alumni Universitas Pancasila(Ist)

SEDERET lembaga survei yang resmi bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum memperlihatkan kemenangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin’ dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019.

Kontan, hal itu disyukuri Keluarga Alumni Universitas Pancasila yang tergabung dalam Sahabat Pancasila (SP4) JKW. Mereka menggelar diskusi dan doa bersama Jalan Widya Chandra X, Jakarta, Jumat (26/4)  malam.

Acara semakin semarak dengan hadirnya anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar, Ketua Umum Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCM) Wishnu Dewanto, serta Staf Ahli Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin.

Agum meminta kepada para pendukung calon Presiden dan Wakil Presiden nomo urut 01 Joko Widosi-Ma'ruf Amin untuk tetap bersikap dewasa atas hasil sistem penghitungan (situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019 mendatang. Saat ini, semua pihak harus mensyukuri Pemilu 2019 berjalan lancar dan damai.

“Malam ini harus syukuri Pemilu aman dan lancar, paling penting syukuri keputusan KPU. Sikap dewasa harus ada di pendukung 01,” kata Agum saat sambutan syukuran Relawan Jokowi-Amin Alumni Universitas Pancasila Bersatu.

Menurut Agum, sebuah kemenangan harus diterima dengan rasa bangga. Akan tetapi, apabila kalah hasil tersebut harus diterima dengan legawa.

“Kemenangan harus terima dengan rasa bangga tapi kekalahan pun diterima dengan lapang dada karena lawan mungkin lebih hebat dari kita,” tambah mantan Danjen Kopassus itu.

Sementara, Wishnu Dewanto menuturkan bahwa acara syukuran ini juga merupakan Ikhtiar terhadap pelaksanaan pemilu yang berlangsung dengan damai, dan yang bisa menyatukan lagi semua potensi bangsa. Menurut dia, bagaimana pun pemilu ini tidak hanya melahirkan calon presiden terpilih, tetapi melahirkan presiden yang membawa gagasan-gagasan besar.

 

Baca juga: Polri Tingkatkan Pengamanan Jelang Pengumuman Hasil Pemilu

 

“Yang antara lain adalah membawa Indonesia lebih maju, makmur, dan tentunya presiden yang memastikan demokrasi di Indonesia bisa berjalan tidak sebatas demokrasi yang prosedural, tetapi demokrasi yang sifatnya subtantif, sudah masuk ke konsolidasi demokrasi,” ujar Wishnu.

Senada dengan Wishnu, penanggung jawab tasyakuran Alumni Universitas Pancasila untuk kemenangan Jokowi-Amin, Roosita Koestoro, menerangkan jika pihaknya bersyukur dan mengapresiasi kerja keras semua pihak, terutama atas pelaksanaan pemilu yang berlangsung secara aman dan damai dengan menggunakan akses langsung umum, bebas, rahasia, serta jujur dan adil.

“Alhamdulillah hasil quick count yang merupakan metodologi ilmiah dimenangkan oleh paslon 01, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Semoga semua rakyat Indonesia dapat menerima hasil penghitungan resmi dari KPU 22 Mei mendatang, dengan semangat cinta Tanah Air untuk bersatu,” ujar Roosita.

Saat ditanya terkait dengan ramainya saling klaim kemenangan antara dua paslon baik dari 01 maupun 02, Alumnus Universitas Pancasila dari Fakultas Hukum Angkatan 1987 ini menuturkan jika sebenarnya harus menghormati perbedaan.

“Antarteman sendiri saja suka ada perbedaan dan saya pikir itu wajar-wajar saja. Saya harap nanti setelah hasil resmi dikeluarkan oleh pihak KPU, semua bisa menerima dan lebih legawa,” pungkasnya. (RO/OL-9)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya