Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KUBU calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno kembali menggelar jumpa pers untuk menegaskan kemenangan di Pemilihan Umum Presiden 2019.
Mereka mengklaim kemenangan tersebut berdasarkan data yang dikumpulkan tim dan saksi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga di seluruh daerah.
"Kami telah mengumpulkan data dari seluruh provinsi. Sudah 60% dari seluruh TPS (tempat pemungutan suara), sekitar hampir 500 ribu TPS, hasilnya menegaskan kemenangan Prabowo-Sandiaga," ujar juru bicara BPN, Andre Rosiade, di Rumah Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4) malam.
Andre mengatakan, saat ini tim BPN masih terus bekerja agar bisa menghimpun lebih banyak data.
"Data C1 lainnya masih dicoba dikumpulkan. Tapi yang pasti dari data yang ada saat ini saja sudah menegaskan kemenangan kami, data kami lebih banyak dari data yang digunakan lembaga-lembaga survei," ujar Andre.
Baca juga: Didampingi Sandiaga, Prabowo Kembali Klaim Kemenangan
Sementara itu, BPN juga mengatakan tengah mengumpulkan bukti pelanggaran Pilpres 2019. Mereka menyebut pelanggaran-pelanggaran yang mereka temukan bukan pelanggaran yang ringan.
Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi, Ferry Mursydan Baldan, mengatakan pelanggaran tersebut di antaranya ialah kesalahan data dalam daftar pemilih tetap (DPT). Misalnya adanya pemilih yang pindah tetapi tetap terdaftar sebagai DPT di tempat semula.
"Data dari parpol koalisi menyebutkan jumlah data di TPS banyak masalah yang ditemukan, jumlah pemilih yang menggunakan hak suara berbeda," ujar Ferry.
Saat ini, pengumpulan data pelanggaran masih dilakukan. Nantinya akan diputuskan langkah selanjutnya terkait temuan pelanggaran-pelanggaran tersebut. (OL-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved