Didampingi Sandiaga, Prabowo Kembali Klaim Kemenangan

Penulis: Putri Rosmalia Octaviyani Pada: Kamis, 18 Apr 2019, 18:35 WIB Politik dan Hukum
Didampingi Sandiaga, Prabowo Kembali Klaim Kemenangan

ANTARA
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mendeklarasikan kemenangannya

CALON Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, kembali mendeklarasikan kemenangan pada Pemilihan Umum presiden 2019. Kali ini, ia mendeklarasikan kemenangan dengan didampingi calon Wakil Presiden Sandiaga Uno.

Sebelumnya, pada dua deklarasi kemenangan sebelumnya, Prabowo tidak didampingi Sandiaga.

"Saudara-saudaraku sebangsa dan se-Tanah Air. Pada hari ini, saya Prabowo Subianto menyatakan, saya dan saudara Sandiaga Salahuddin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2019-2024," ujar Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4) petang.

Prabowo mengatakan, keyakinan itu berdasarkan perhitungan lebih dari 62% data C1 yang berhasil direkapitulasi oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga sejak Rabu (17/4) siang.


Baca juga: Jokowi Terima Ucapan Selamat dari Pemimpin Negara Lain


"Berdasarkan perhitungan real count," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan bahwa deklarasi kemenangan perlu disampaikan lebih cepat karena ia mengaku punya bukti kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung kemarin.

"Telah terjadi usaha-usaha dengan berbagai ragam kecurangan yang terus terjadi di desa, kecamatan, dan kota seluruh Indonesia," ujar Prabowo.

Prabowo meminta para pendukungnya untuk terus menguatkan persatuan dan tidak lengah dalam mengawal penghitungan suara pemilu 2019.

"Kami mohon janganlah kemenangan yang kita peroleh menjadikan kita jemawa dan sikap lain yang berlebihan. Inilah saat tepat bagi kita semua anak bangsa pererat tali persaudaraan kita," tutup Prabowo. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More