Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSER Putih Bersatu yang menjadi kampanye pamungkas dari pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01 Pilpres 2019, Joko Widodo-Ma'ruf Amin menjadi panggung candradimuka bagi generasi langgas Indonesia atau yang lebih karib dikenal sebagai generasi milenial.
Co-writer dari buku Generasi Langgas Dilla Amran menyebutkan, kampanye terakhir pasangan Jokowi-Amin itu membuktikan bahwa silent majority yang selama ini selalu diam, sudah mulai bersuara dan mengungkapkan alasannya memilih Jokowi-Amin sebagai pemimpin bangsa lima tahun ke depan.
Hal itu menurut Dilla karena pesan-pesan optimisme yang selalu ditebarkan Jokowi-Amin selama kampanye Pilpres 2019. Generasi muda, lanjut Dilla, mengutip buku Generasi Langgas yang ditulisnya bersama Yoris Sebastian, memiliki sifat kepercayaan diri yang tinggi, pemikiran yang terbuka dan optimisme tinggi terhadap masa depan.
"Tidak heran jika kemudian Konser Putih Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 13 April 2019 dihadiri mayoritas anak muda. Pesan-pesan optimis yang digaungkan oleh Jokowi dari sejak awal kampanye inilah yang dirasa relevan bagi anak-anak muda Indonesia," kata Dilla dalam keterangan tertulisnya.
Sejak pertengahan Februari 2019, Jokowi dan Ma’ruf Amin terus mengangkat semangat optimis dalam membangun Indonesia. Jokowi-Amin juga mengajak seluruh pendukungnya untuk terus menjaga optimisme tersebut.
Baca juga : Erick Apresiasi Semua Pihak yang Terlibat Menangkan Jokowi-Ma'ruf
Di sisi lain, banyak sekali anak muda yang mengeluh mengenai retorika pesimisme yang diangkat Paslon 02. Karakteristik Generasi Langgas yang berpikiran terbuka, tidak sesuai dengan retorika ekonomi tertutup yang diusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dengan anti–impor.
Hal ini juga tercermin dalam survei yang dilaksanakan Index Politica yang menyatakan kerja nyata dan optimisme menjadi faktor millennial memilih Jokowi. Survei tersebut menyatakan 49,79% millennial memilih Paslon 01 dibandingkan dengan 40,24% memilih Paslon 02.
“Sejak menerbitkan Generasi Langgas, saya jadi banyak bertemu dengan anak-anak Indonesia yang mengenyam pendidikan di luar negeri, yang kemudian memutuskan pulang ke Tanah Air dan berkontribusi demi kemajuan bangsa. Tidak sedikit dari mereka yang sedih ketika mendengar bagaimana Indonesia dianggap belum maju oleh Prabowo dan Sandi,” ujar Dillah.
Retorika optimis vs pesimis inilah yang akhirnya meningkatkan kepedulian anak muda terhadap politik di Indonesia. Terasa sekali bagaimana pada hari-hari terakhir kampanye banyak anak muda yang menentukan dan mengumumkan sikap pilihan mereka.
Hal itu dirasakan Dilla sangat berbeda dengan Pilpres 2014 silam. Meski juga mendukung Jokowi, Dilla tak hadir di Konser 2 Jari yang dihelat pasangan Jokowi-Jusuf Kalla karena merasa malas. Namun, Pilpres 2019, justru generasi muda yang masuk dalam silent majority mulai aktif mencari tahu soal Pilpres 2019.
"Saya juga diundang ke puluhan whatsapp group untuk mendiskusikan kampanye pasangan calon 01. Mereka adalah orang-orang yang sepengetahuan saya cukup apatis dengan politik selama ini. Saya tanya mereka satu persatu apa yang membuat mereka 'turun lapangan' dan bersikap kali ini. Jawabannya: Pesta Demokrasi ini mesti kita kawal! Optimisme Indonesia harus kita jaga!,” Tandasnya. (RO/OL-8)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved