Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Bawaslu RI Dalami Keberadaan WNA di TPS KJRI Sydney

Irvan Sihombing
16/4/2019 14:46
Bawaslu RI Dalami Keberadaan WNA di TPS KJRI Sydney
Ketua Bawaslu Abhan memberi salam ke wartawan seusai menemui pimpinan KPK di Jakarta, Kamis (11/4/2019).(ANTARA)

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI belum bisa memberi rekomendasi terkait kisruh pelaksanaan pemilu yang terjadi di TPS Konsulat Jenderal RI di Sydney, Australia, Sabtu (13/4) lalu.Bawaslu masih melakukan pendalaman termasuk soal keberadaan relawan salah satu pasangan calon presiden di TPS tersebut yang belakangan diketahui merupakan warga negara asing (WNA).

"Terkait kisruh Sydney, kami masih mengkaji data dari pengawas kami di sana juga berkoordinasi dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri)," kata Ketua Bawaslu Abhan di sela-sela acara Election Visit Program di Jakarta, Selasa (16/4).

Baca juga: Soal Pemilu di Sydney, KPU Tunggu Rekomendasi Bawaslu

Hal serupa juga ia sampaikan saat ditanya mengenai keberadaan WNA di TPS Konsulat Jenderal RI di Sydney, Australia. WNA tersebut belakangan diketahui identitasnya bernama Samsul Bahri. Samsul merupakan WNA yang menjadi relawan salah satu pasangan calon.

"Tentu itu menjadi bagian dari klarifikasi lebih lanjut dari kami," tutur Abhan singkat.

Keberadaan WNA tersebut ramai menjadi perbincangan para netizen setelah videonya viral di media sosial. Dari video itu terlihat seorang pria yang mengenakan jas menemui WNI di luar pagar Konsulat Jenderal RI setelah TPS ditutup. Pria berjas itu belakangan diketahui bukan lagi WNI karena sudah memiliki kewarganegaraan asing. Ia diduga menjadi relawan salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden.

Keberadaan WNA yang diduga bernama Samsul Bahri itu menjadi bahan klarifikasi Bawaslu karena tidak seharusnya berada di area TPS yang merupakan wilayah Indonesia. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya