Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Survei LSI: Jokowi-Ma'ruf Menang Telak
PASANGAN Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang telak atas pesaingnya paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jokowi-Ma'ruf diketahui memiliki keunggulan elektabilitas dua digit dari pesaingnya.
"Jokowi-Ma'ruf di ambang menang telak dengan selisih dukungan terhadap Prabowo-Sandi di atas dua digit. Dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf sebesar 55,9%-65,8% sementara Prabowo-Sandi memperoleh dukungan 34,2%-44,1%," ujar Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa, di Graha Nusa Dua, Jakarta, Jumat (12/4).
Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dilakukan pada tanggal 4-9 April dengan metode multistage random sampling. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka serta kuesioner kepada 2.000 responden dari 34 provinsi di Indonesia, margin of error 2,2%
"Dari rilis hasil survei kita kali ini, tepat lima hari sebelum masa pencoblosan, Jokowi-M'aruf masih unggul double digit dari pasangan Prabowo-Sandi," kata Ardian.
Keunggulan pasangan Jokowi-Ma'ruf atas pasangan Prabowo-Sandi, lanjut Ardian, dapat dilihat melalui enam segmentasi atau kantong suara yang menjadi fokus dalam surveinya. Dari hasil survei, pasangan 01 unggul mutlak pada tiap segmentasi.
"Dari segmen pemilih minoritas, Jokowi-Ma'ruf unggul telak dari Prabowo-Sandi, yakni 83,6%-93,5% untuk 01 dan 6,5%-16,4% untuk Prabowo-Sandi," ungkapnya.
Selain itu, Jokowi-Ma'ruf juga unggul telak pada segmentasi pemilih wong cilik. Pasangan 01 memperoleh 60,09%-70,8% dan pasangan Prabowo-Sandi hanya mendapatkan dukungan sebanyak 29,2%-39,1%.
Baca juga: Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo-Sandiaga 37%
Keunggulan mutlak juga diperoleh oleh Jokowi-Ma'ruf pada segmentasi pemilih emak-emak. Dalam segmentasi itu, petahana mendapatkan dukungan sebanyak 59,9%-69,8%. Sementara pasangan 02 hanya memperoleh dukungan sebesar 30,2%-40,1%.
Ardian menambahkan, pada waktu dilakukannya survei terakhir, pasangan Jokowi-Ma'ruf dapat mengungguli pasangan Prabowo-Sandi di segmentasi pemilih terpelajar.
"Di pemilih terpelajar, kalau kita lihat dari trackingnya memang Pak Jokowi akhirnya bisa membalikkan keadaan. Sebelumnya keunggulan didapat Pak Prabowo," imbuh Ardian.
"Meskipun keunggulannya kecil, dengan rentang 48,5%-58,4% untuk Pak Jokowi dan Pak Prabowo direntang 41,6%-51,5%," sambungnya.
Di kantong suara milenial, pasangan Jokowi-Ma'ruf juga unggul dengan perolehan 54,9%-64,8%. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi hanya 35,2%-45,1%. Pun pada segmentasi pemilih muslim, pasangan 01 juga unggul dari pasangan 02.
"Keunggulan Jokowi-Ma'ruf masih terjaga, saat ini mereka memperoleh dukungan suara muslim sebesar 54,9%-64,8% sementara Prabowo-Sandi sebesar 35,2%-45,1%," jelas Ardian.
Bila dilihat, dukungan pemilih muslim berdasarkan afiliasi organisasi keagamaan, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di komunitas NU dengan perolehan suara 60,4%-70,3% sedangkan Prabowo-Sandi 29,7%-39,6%.
"Jokowi pun relatif unggul di pemilih yang berafiliasi dengan Muhammadiyah maupun mereka yang menyatakan tidak berafiliasi dengan organisasi islam manapun," tandas Ardian.(OL_5)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uni Emirat Arab, Prabowo bertemu langsung dengan Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Bahr, Kamis (26/2).
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Pesawat Presiden Prabowo Subianto mendapat penghormatan luar biasa berupa pengawalan jet tempur F-16 Angkatan Udara Yordania sebelum mendarat di Amman.
Hari ini (25/2), Prabowo bertemu dengan Raja Yordania, Abdullah II membahas pendidikan hingga isu timur tengah
ICW meminta KPK mengawasi 1.179 SPPG milik Polri karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan ketimpangan pengelolaan dana hingga Rp2,2 triliun per tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved