Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Suara Jokowi di Jawa Barat Dibantu Ulama

BB/Mal/Pol/Ant/X-4
12/4/2019 07:50
Suara Jokowi di Jawa Barat Dibantu Ulama
AJAK PENDUKUNG PENUHI TARGET: Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyapa para simpatisan saat kampanye terbuka di Gedung PLUT, Cikemba(MI/RAMDANI)

CALON presiden Jokowi optimistis pada Pemilihan Umum 2019 pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dapat meraup suara 55% di Jawa Barat. Jokowi mengatakan peningkatan suara pasangan 01 berkat peran ulama.

"Dari hasil survei di Jawa Barat, suara kita (capres-cawapres 01) sudah lebih tinggi 4% dari pesaing, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno," kata Jokowi saat berorasi di depan ribuan simpatisan, relawan, dan tim kemenangan di Pusbandai, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, kemarin.

Pada 2014, kata Jokowi, di Jawa Barat ia hanya mendapatkan 42% suara. Namun, pada 2019 ini masyarakat sudah paham dan cerdas dalam menentukan pilihan sehingga suaranya terus meningkat dari hari ke hari. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap capres petahana ini karena warga Jabar sudah muak dengan fitnah, hoaks, dan ujaran kebencian yang secara masif dilayangkan kepada pemerintah.

Jokowi mengatakan peningkatan signifikan suara di Jawa Barat juga dibantu para alim ulama, kiai, habib, dan tokoh agama yang ikut berjuang bersama-sama memenangkan dirinya bersama KH Ma'ruf Amin.

"Pada 2019 ini kondisinya akan berbalik, kita akan menang dari pasangan sebelah," tegasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin, Hasto Kristiyanto, memastikan tidak ada politik identitas dalam kampanye akbar terakhir di Gelora Bung Karno, Jakarta, besok. Kampanye itu, kata dia, akan menampilkan keanekaragaman Indonesia. Hasto menargetkan minimal 400 ribu orang hadir.

Sementara itu, kemarin, video wawancara capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan Ustaz Abdul Somad viral di media sosial, termasuk Twitter Partai Gerindra, @gerindra.

Dalam video berdurasi 21 menit, 57 detik itu terlihat Prabowo meminta nasihat kepada UAS-- sapaan akrab Ustaz Abdul Somad--selaku ulama. UAS pun menjelaskan fenomena dukungan kepada paslon nomor 02 ketika dia ceramah.

"Di mana-mana jemaah menunjukkan jari begini (memperagakan simbol jari telunjuk dan jempol). Saya sudah bilang tangannya jangan seperti itu, ada Bawaslu, tetap saja seperti ini (menunjukkan jari simbol 02)," ungkap UAS.

Pada video tersebut, UAS menyampaikan dua permintaan kepada Prabowo apabila terpilih nanti. "Pertama, jangan undang saya ke istana dan kedua, jangan Bapak beri saya jabatan," ujar dai kondang itu. (BB/Mal/Pol/Ant/X-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya