Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Rencana Penghentian Pencoblosan di Malaysia Baru Wacana

Golda Eksa
11/4/2019 18:11
Rencana Penghentian Pencoblosan di Malaysia Baru Wacana
Ketua Bawaslu Abhan(MI/Susanto)

REKOMENDASI Bawaslu RI untuk menghentikan proses pemungutan suara di Malaysia masih bersifat wacana. Rekomendasi yang disampaikan ke KPU itu belum final karena masih menunggu hasil kajian di lapangan.

"Informasi resmi nanti disampaikan melalui press release sore nanti dari Bawaslu RI," ujar Ketua Bawaslu RI Abhan kepada wartawan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (11/4).

Abhan pun enggan menanggapi komentar anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar bahwa insiden temuan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, nantinya diselesaikan melalui penundaan pemungutan suara secara serentak di negeri Jiran.

Di tempat yang sama, Fritz seolah meralat pernyataannya. Menurut dia, Bawaslu belum mengeluarkan pernyataan secara resmi mengenai insiden di Selangor.

Baca juga : KPU Minta Klarifikasi PPLN Malaysia Soal Surat Suara Tercoblos

"Kita melihat apa yang sudah terjadi. Bahwa ada sesuatu yang sedang terjadi dan kita harus segera merespons dan tetap melindungi proses. Nanti akan dapat press release dari Bawaslu secara resmi nanti sore," ujarnya.

Ia menegaskan, Bawaslu punya beberapa rekomendasi yang sudah disampaikan ke KPU, yaitu penundaan secara keseluruhan terhadap proses pemilu di Malaysia di hari pencoblosan pada 14 April, penundaan untuk proses melalui kotak suara keliling, atau penundaan melalui pos.

"Nah, kita melihat sekarang yang ditemukan itu surat suara dari mana? Apakah itu (surat suara tercoblos) dari kotak suara keliling atau pos," pungkasnya. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya