Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI berencana melaporkan hoaks hasil pemungutan suara di luar negeri ke Bareskrim Mabes Polri karena sebaran informasi bohong itu dinilai sudah luar biasa.
"Tapi nanti kami pertimbangkan lagi jadi atau tidak karena rencananya memang akan dilaporkan hari ini (Kamis)," kata Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari di Jakarta, Kamis (11/4).
Hasyim membantah informasi hasil pemilu di luar negeri yang beredar di media sosial, karena penghitungannya baru akan dimulai 17 April 2019 sesuai waktu setempat atau berbarengan dengan jadwal di Indonesia.
Baca juga: TKN: Waspadai Penumpang Gelap di Gerbong Prabowo-Sandi
Pemilu di luar negeri dilaksanakan mendahului pelaksanaan di Tanah Air yakni 8-14 April 2019. Hingga saat ini, pemilih yang berada di empat negara sudah menggunakan hak pilihnya pada pemilu serentak 2019. Negara tersebut yakni Yaman pada Senin (8/4), menyusul Panama dan Ekuador pada Selasa (9/4) dan Thailand pada Rabu (11/4).
Sedangkan pada Kamis ini, pemungutan suara dilaksanakan di tiga negara yang dipusatkan di Tashkent, Uzbekistan, Teheran, Iran dan Vientiane di Laos oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). PPLN, kata dia, akan menyimpan surat suara dalam kotak suara tempat yang aman, dikawal polisi atau petugas keamanan, disegel serta dipantau kamera pengawas atau CCTV sembari menunggu dihitung pada 17 April 2019 waktu setempat.
Sebelumnya, Ketua KPU RI Arief Budiman mengharapkan polisi segera menangkap pelaku yang menyebar hoaks hasil penghitungan suara di luar negeri.
"Sebetulnya energi kami tidak banyak karena sudah tercurahkan untuk persiapan dan pelaksanaan pemilu ini," kata Arief. (Ant/OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved