Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Bawaslu: Papua tetap Paling Rawan di Pemilu 2019

Melalusa Susthira K
09/4/2019 16:55
Bawaslu: Papua tetap Paling Rawan di Pemilu 2019
Warga pedalaman memasukkan kertas suara usai mencoblos pada pemungutan suara Pemilu Legislatif(ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

BADAN Pengawasan Pemilu (Bawaslu) baru saja merilis pemutakhiran Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019. Berdasarkan hasil tersebut, secara nasional Papua memiliki skor kerawanan paling tinggi baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Pada skala provinsi, Provinsi Papua memiliki IKP tertinggi dengan skor 55,08. Kabupaten Jayapura yang berada di Provinsi Papua menduduki kategori kerawanan yang paling tinggi dengan skor 80,21. Di mana, skala kerawanan tinggi apabila skor berada di atas 66,00.

Kerawanan tinggi di Kabupaten Jayapura tersebut hampir terjadi di seluruh dimensi yang dijadikan pengukuran oleh Bawaslu yakni, dimensi konteks sosial politik, dimensi penyelenggara pemilu yang bebas dan adil, serta dimensi partisipasi politik. Dengan demikian, hanya dimensi kontestasi lah, di mana Kabupaten Jayapura tidak masuk di dalamnya.

Menelisik pada dimensi di atas, menurut anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin subdimensi keamanan menjadi yang paling tinggi Papua.

"Keamanan, sebagaimana masa-masa tenang kemarin selalu tinggi subdimensi keamanannya", ujar Afif pada Selasa (9/4).

 

Baca juga: Aparat Wajib Netralisasi Kerawanan Pemilu

 

Berdasarkan hal tersebut, ketika ditanya apakah keamanan di Papua lantas akan ditingkatkan, Afif pun mengafirmasinya.

"Iya," ujar Afif.

Selain Kabupaten Jayapura, ada beberapa kabupaten lainnya yang juga masuk kategori daerah kerawanan tinggi. Daerah tersebut ialah Kabupaten Mamberamo Raya di Papua (69,66), Kabupaten Intan Jaya di Papua (68.52), Kabupaten Tolikara di Papua (67,44) dan Kabupaten Nduga di Papua (66,88). (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya