Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden (Capres) 01 Joko Widodo senada dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono agar kampanye harus inklusif serta mengusung kebinekaan dan keragaman bangsa.
"Saya kira (pesan SBY) itu bagus untuk ingatkan kita bahwa kontestasi politik ini ada setiap lima tahun. Jadi jangan mengorbankan kesatuan dan persatuan kita. Jangan mengorbankan persaudaraan kita, jangan mengorbankan kerukunan kita," ujarnya saat ditanya di sela-sela kampanye terbuka di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/4).
Pernyataan Jokowi menanggapi surat Yudhoyono yang menyarankan agar kampanye calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/4) berjalan inklusif.
Baca juga: SBY Khawatir Kampanye Prabowo-Sandi tidak Inklusif
Jokowi menegaskan, membangun narasi politik identitas untuk meraih dukungan masyarakat sangat berbahaya. Sebab, politik identitas dapat memecah belah bangsa.
Dalam setiap kampanyenya, capres petahana itu mengaku selalu membangun narasi yang menonjolkan keberagaman dan kebinekaan bangsa.
"Sejak awal kami menunjukkan itu keberagaman dan kebhinekaan kita dalam seni budayanya dalam karnavalnya. Saya kira itu yang kita memang sangat menghindari politik identitas, politik SARA," tandasnya. (X-15)
POLDA Metro Jaya menegaskan bahwa status wajib lapor bagi Rismon Sianipar, tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ijazah Jokowi
Rismon telah mempublikasikan video permintaan maafnya lewat kanal YouTube Balige Academy.
Advokat Jahmada Girsang yang mendampingi Rismon Sianipar menyatakan bahwa pertemuan antara kliennya dengan Presiden ke-7 RI tersebut berlangsung dalam suasana persahabatan.
PAKAR telematika yang juga kasus dugaan ijazah palsu Jokowi atau Presiden RI ke-7, Joko Widodo Roy Suryo merespons permohonan restorative justice yang diajukan Resmon Sianipar
KOMISI Informasi Pusat mengabulkan sebagian permohonan sengketa informasi yang diajukan kelompok Bongkar Ijazah Jokowi terhadap UGM terkait ijazah Jokowi
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved