Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Jokowi Puji Pesan di Surat SBY

Rudy Polycarpus
08/4/2019 18:36
Jokowi Puji Pesan di Surat SBY
Capres 01 Jokowi saat berkampanye di NTT, Senin (8/4).(Antara)

CALON Presiden (Capres) 01 Joko Widodo senada dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono agar kampanye harus inklusif serta mengusung kebinekaan dan keragaman bangsa.

"Saya kira (pesan SBY) itu bagus untuk ingatkan kita bahwa kontestasi politik ini ada setiap lima tahun. Jadi jangan mengorbankan kesatuan dan persatuan kita. Jangan mengorbankan persaudaraan kita, jangan mengorbankan kerukunan kita," ujarnya saat ditanya di sela-sela kampanye terbuka di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (8/4).

Pernyataan Jokowi menanggapi surat Yudhoyono yang menyarankan agar kampanye calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/4) berjalan inklusif.

Baca juga: SBY Khawatir Kampanye Prabowo-Sandi tidak Inklusif

Jokowi menegaskan, membangun narasi politik identitas untuk meraih dukungan masyarakat sangat berbahaya. Sebab, politik identitas dapat memecah belah bangsa.

Dalam setiap kampanyenya, capres petahana itu mengaku selalu membangun narasi yang menonjolkan keberagaman dan kebinekaan bangsa.

"Sejak awal kami menunjukkan itu keberagaman dan kebhinekaan kita dalam seni budayanya dalam karnavalnya. Saya kira itu yang kita memang sangat menghindari politik identitas, politik SARA," tandasnya. (X-15)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya