Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKIN dekatnya hari pemilihan membuat pasangan calon presiden-wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno makin gencarr untuk merebut suara generasi milenial.
Dengan jumlahnya yang mencapai sekitar 80 juta dari 187 juta pemilih , kantong suara dari generasi milenial menurut peneliti Departemen Politik dan Perubahan Suara CSIS Arya Fernandes, pantaslah menjadi sasaran yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh kedua paslon.
Oleh karenanya, kedua kandidat haruslah membawa isu yang tidak lagi bersifat makro saja.
"Yang bisa dilakukan adalah, kandidat merubah model kampanyenya, tidak lagi bicara isu yang makro. Tapi harus kepada hal yang lebih spesifik lagi agar bisa menarik perhatian milenial," kata Arya dalam Talkshow Kopitalk Indonesia dengan tema 'Kemana Suara Milenial Berlabuh' yang diselenggarakan oleh Media Indonesia, Koperasi Komunitas Kopi Indonesia, TV Desa dan Most Radio di Ayookopi Iron Samurai, Jakarta, Jumat (5/4).
Selain itu, baik Jokowi-Ma'ruf ataupun Prabowo-Sandi, dapat mendapatkan suara dari generasi milenial bila memerhatikan isu yang strategis untuk generasi milenial itu sendiri, salah satunya ialah pemberantasan korupsi.
"Pemberantasan korupsi adalah isu yang seksi untuk menarik milenial," imbuh Arya.
Membawa isu penguatan demokrasi ke jenjang yang lebih baik juga merupakan hal yang dinilai mampu menarik perhatian milenial.
Arya menambahkan, komitmen kedua kandidat itu menguatkan demokrasi ditengah penurunan indeksnya dalam lima tahun terakhir merupakan hal yang menarik.
Baca juga : Gerakan Ayo Memilih Ajak Milenial tidak Golput
Lebih jauh, berdasarkan pengamatannya, milenial tertarik pula dengan isu lingkungan seperti persoalan sampah dan perubahan iklim yang mengglobal namun jarang digaungkan oleh kedua kandidat.
"Ini jarang dibicarakan orang, isu lingkungan, bagaimana kandidat menyikapi perubahan iklim, sampah dan isu lingkungan lainnya," jelasnya.
Ambassador Generasi Melek Politik, Aurelia Vizal mengatakan, kedua kandidat kerap salah mengartikan apa itu milenial. Menurutnya, milenial sendiri memiliki tiga tingkatan yang berbeda.
"Menurut saya, milenial golongan pertama adalah mereka yang masih SMA, kebutuhannya lebih ke masalah sosial, feminisme, cyber bullying. Kedua, golongan milenial memasuki lapangan kerja, mereka lebih concern ke persoalan binaan kerja yang dijalankan pemerintah. Ketiga, milenial yang sudah punya pekerjaan, mereka cenderung melihat sisi politik ekonomi dan kebijakan pemerintah," terangnya.
Swing voters kerap disandingkan kepada generasi milenial yang masih dalam tahap pengenalan kepada dunia politik di Indonesia sehingga mereka terkesan pasif.
Namun, hal itu dibantah oleh Aurelia, menurutnya kaum milenial justru jauh lebih kritis ketimbang generasi lainnya.
"Anak muda pasif, bukan berarti tidak mau tahu, tapi mereka ingin dijelaskan bagaimana dua kandidat akan bertindak bila terpilih. Milenial akan memilih berdasarkan pada rasionalitas program yang ditawarkan, bukan hanya dengan gaya yang mengaku milenial atau dekat milenial," tambahnya.
Sementara itu, Juru Bicara Milenial Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin, Deny Giovano mengatakan, program yang disampaikan oleh Jokowi telah menrepresentasikan kebutuhan milenial saat ini.
"Kartu KIP dan kartu pra kerja, itu menyesuaikan kebutuhan milenial. Karena keluhan cukup banyak adalah terkait pengangguran dari kalangan milenial," ujar Deny.
Lain halnya dengan kubu Prabowo-Sandiaga, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Tryanza Maulana mengatakan, kubu 02 sudah mewakili kebutuhan generasi milenial. Salah satunya ialah terlibatnya sosok Sandiaga Uno sebagai calon Wakil Presiden.
Baca juga : JRC : Upaya Kedua Kandidat Gaet Milenial Sebatas Gimmick
"Kita merasa milenial tidak hanya menjadi objek politik saja. Pemilihan figur sangat penting, tetapi pelibatan langsung untuk mengambil kebijakan jauh lebih penting. Contohnya adalah Sandi yang mewakili milenial maju menjadi cawapres," ungkapnya.
Lebih jauh, Arya mengatakan, dari pengamatan yang dilakukan, perebutan suara generasi milenial akan sengit. Meskipun begitu, hampir di semua zona wilayah Indonesia, pasangan 01 unggul dikalangan milenial dari pasangan 02.
"Perebutan di segmen milenial akan keras. Walaupun dihampir semua zona, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Bali, Maluku ada dominasi dari 01. Sementara dua daerah 02 lebih dominan, yakni di Jakarta dan Banten," tandasnya. (OL-8)
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved