Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

JRC : Upaya Kedua Kandidat Gaet Milenial Sebatas Gimmick

Rahmatul Fajri
04/4/2019 20:08
JRC : Upaya Kedua Kandidat Gaet Milenial Sebatas Gimmick
Flashmob yang dilakukan generasi milenial Surabaya, Jawa Timur saat mendeklarasikan diri mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin(Antara/Zabur Karuru)

UPAYA kedua pasangan calon presiden-wakil presiden Pilpres 2019 dalam menggaet generasi milenial dinilai masih sebatas gimmick

Chief Executive Oficer JRC Monica JR mengatakan, selama ini aktivitas kedua kandidat yang melibatkan milenial, seperti berolahraga dan mengendarai sepeda motor, belum menjadi acuan bagi generasi milenial untuk menentukan pilihan.

"Dalam metode interview in depth, kami temukan memang generasi milenial ini merasakan tidak terwakili dari segi program dan gagasan. Sehingga, apa saja yang dilakukan kedua kandidat akan terkesan menjadi gimmick," kata Monica ketika ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (4/4).

Monica menegaskan kedua kandidat seharusnya menggali lebih dalam lagi apa yang sebenarnya menjadi kebutuhan generasi milenial. Sehingga, kedua kandidat mampu menghadirkan sesuatu yang lebih konkret.

Baca juga : Survei Charta Politika Prediksi Hanya 7 Parpol Lolos ke DPR

Selain itu, Monica menjelaskan generasi milenial sebenarnya tidak menyukai hal yang berbau politis dan rumit. Generasi milenial dalam aktivitasnya hanya perlu ditopang dengan regulasi yang memudahkan dan terkoneksi dengan sistem internet.

"Mereka sangat dekat dengan internet dan smartphonenya," kata Monica.

Maka dari itu, untuk menjelaskan gagasan yang ditawarkan pun penyampaiannya harus disesuaikan dengan kondisi generasi milenial. Melalui temuannya, ia melihat generasi milenial cenderung melihat kedua kandidat masih bertahan pada cara-cara lama. Hal tersebut kurang menarik bagi generasi milenial.

"Mereka cuma merasa pesan yang disampaikan out of date," kata Monica.

Dengan demikian, tidak tertariknya generasi milenial terhadap politik tergambar pada survei yang baru-baru ini ia lakukan.

Monica mengatakan melalui temuannya, sekitar 40% generasi milenial mengaku akan golput pada Pemilu mendatang.

Penyebab yang menonjol antara lain sikap antipati terhadap politik. Hal tersebut ditunjukkan dengan 65,4% generasi milenial mengaku tidak mengikuti informasi mengenai politik.

Seperti diketahui, JRC melakukan survei terkait potensi golput pada generasi milenial pada 10-16 Maret 2019. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan jumlah responden 1.200. Adapun margin of error sebesar 2,8%. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya