Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Bhineka Tunggal Ika di Tubuh NasDem

Putra Ananda
04/4/2019 12:00
Bhineka Tunggal Ika di Tubuh NasDem
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berpidato dalam pelantikan pengurus Solidaritas Tionghoa Indonesia (Setia) Sumut.(MI/Susanto)

PARTAI NasDem konsisten menujukkan sikap sebagai partai politik (parpol) yang mengusung ideologi nasionalis. NasDem berani mengambil sikap mendukung kalangan minoritas dengan memberi tempat kepada masyarakat etnik Tioghoa untuk turut terlibat aktif dalam dunia politik.

Konsistensi NasDem tersebut terlihat dalam acara pelantikan pengurus Solidaritas Tionghoa Indonesia (Setia) yang berlangsung di Tiara Convention Center (TCC), Medan, Sumatra Utara (Sumut), Rabu (3/4) malam.

Acara yang dihadiri oleh 1.500 kader SETIA tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Dalam sambutannya, Surya memaparkan pembentukan Ormas Setia merupakan sejarah awal bagi perjalanan demokrasi di Indonesia. Surya sangat mengapresiasi keinginan masyarakat Tionghoa yang mau aktif dan peduli terhadap dunia politik.

"Saya merasa terharu atas inisiatif yang diambil saudara-saudara Tionghoa yang berinisiatif mendirikan ormas Setia. Hadirnya Setia dapat menepis pikitan persepsi negatif atas kehadiran masyarakat tionghoa di Indonesia," ujar Surya.

Baca juga: NasDem Yakin Lampaui Survei

Pascadideklarasikan, Setia diproyeksikan masuk sebagai bagian organisasi sayap NasDem. Surya mengungkapkan kehadiran Setia akan mampu memberikan semangat baru pada semangat persatuan dan kesatuan.

"Nilai dasar ideologis bangsa ini jelas bahwa kita memiliki komitmen mengikat penghargaan setulus-tulusnya untuk menjaga masyarakat majemuk dalam pluralisme negrei ini. Itulah Bhineka Tunggal Ika," ungkapnya.

Surya berharap NasDem dan Setia bisa berdiri berdampingan menjaga Ideologi Pancasila. Ideologi Pancasila terancam hilang jika bangsa ini tidak menempatkan Pancasila sebagai hal yang utama dalam hisup di Indonesia.

"Pancasila harus tetap jadi alat pemersatu. jangan sampai kita tidak menempatkan lagi Pancasila di tubuh kita," ujarnya.

Pendiri sekaligus Ketua Setia Anthony menuturkan alasan masyarakat Tionhoa mendirikan ormas Setia adalah untuk berdiri di samping NasDem membawa gerakan perubahan.

Konsistensi NasDem dalam mengusung 19 caleg dari etnik Tionghoa telah menyadarkan Anthony bahwa masih ada parpol yang peduli dengan minoritas.

"Menjadikan NasDem paling banyak mencalonkan claeg dari etnik Tionghoa, kami berjanji akan berdiri bersama NasDem untuk membawa gerakan perubahan dan juga memenangkan jokowi-maruf amin," paparnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya