Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jenderwl Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri terus menggenjot pemanfaatan data kependudukan oleh berbagai kalangan.
Pada Jumat (29/3), Ditjen Dukcapil menjalin kerja sama dengan 10 lembaga keuangan untuk pemanfaatan data kependudukan di Jakarta. Tahuh ini, Dirjen Dukcapil menargetkan bisa menjalin kerja sama dengan 5.000 lembaga
Direktur Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakhrullah mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan sekitar 1.192 lembaga.
"Saya merasakan betul kesulitan di tahun pertama saya menjadi Direktur Jenderal tahun 2015 yang lalu. Satu tahun saya hanya mendapatkan 24 lembaga," kata Zudan Arif Fakrulloh di Sentral Senayan, Jumat (29/3).
Baca juga : Dukcapil Terus Lakukan Digitalisasi Data
Zudan mengungkapkan, saat itu tingkat kepercayaan lembaga terhadap Dukcapil sangat rendah. Pada 2016, jumlah lembaga yang bersedia bekerja sama dengan Dukcapil meningkat sebesar 500% dan mencapai 124 lembaga.
Jumlah ini terus meningkat pada 2017 menjadi 533 lembaga. Dukcapil pun menargetkan dapat menggandeng hingga 5.000 lembaga baru pada 2019.
"Sekarang jumlah kita sudah 1.192. Target kita tahun ini ada 5.000 lembaga baru yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Dukcapil," katanya.
Diharapkan kerjasama tersebut mampu membangun ekosistem dimana semua lembaga memiliki data yang sama sehingga tidak ada lagi kesenjangan data antar lembaga maupun instansi pemerintah. (Ol-8)
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
Dukcapil rilis daftar nama paling pasaran di Indonesia tahun 2026. Dari Nurhayati hingga Sutrisno, cek apakah nama Anda masuk daftar populer di sini!
MAYORITAS penduduk Indonesia saat ini berada pada kelompok usia produktif. Hingga Semester II Tahun 2025, sebanyak 199.026.595 jiwa berada di rentang usia 15 hingga 64 tahun.
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Cindy Monica, menegaskan akan mengawal kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana.
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved