Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (27/3). KPK membawa tujuh orang untuk diperiksa.
Berdasarkan laporan wartawan Metro TV, kendaraan penyidik tiba di gedung KPK di Jakarta dalam tiga gelombang sejak pukul 17.40 WIB hingga pukul 21.42 WIB.
Dalam kendaraan yang tiba terakhir membawa seorang perempuan yang menutupi wajahnya dengan tangan saat disorot kamera wartawan. Dia duduk di sebelah laki-laki yang mengenakan kemeja berwarna biru muda.
Baca juga: Ketua KPK Benarkan Ada Penindakan Malam ini
Kendaraan operasional jenis X-Trail berwarna hitam itu langsung tancap gas dan membawa kedua orang tersebut menuju basement gedung KPK yang steril dari awak media.
Juru bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkatnya membenarkan penyidiknya melakukan kegiatan penindakan OTT. Namun Febri belum mau menyampaikan jumlah maupun identitas orang yang diamankan KPK. (X-15)
Simak rangkuman fakta dan keterangan ahli dari pihak pemohon maupun KPK dalam sidang praperadilan Yaqut Cholil Qoumas terkait prosedur penetapan tersangka dan kerugian negara
Saksi ahli KPK di sidang praperadilan Yaqut Cholil Qoumas tegaskan penetapan tersangka UU Tipikor harus berdasar hasil audit kerugian negara yang nyata dan pasti.
Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
KPK kembali melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di lingkungan Kantor Setda Kabupaten Pekalongan Jumat (6/3) siang terkait kasus korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
KPK ungkap peran anak Bupati Pekalongan dalam intervensi proyek. Simak modus PT RNB milik keluarga Fadia Arafiq dalam memonopoli proyek daerah.
KPK agendakan pemeriksaan suami (Anggota DPR) dan anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait aliran dana korupsi Rp19 miliar dan PT Raja Nusantara Berjaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved