Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden nomor urut 01Joko Widodo menegaskan akan melawan hoaks yang selama 4,5 tahun ini menciptakan perpecahan di masyarakat.
Ia lantas mengajak pendukungnya berani melawan hoaks hingga pencoblosan suara 17 April.
"Hati-hati tinggal 24 hari. Saya mengajak kepada kita semua berani melawan hoaks, berani lawan kabar fitnah, lawan kabar bohong. Karena sekarang tidak hanya di medsos, tapi dari pintu ke pintu. Bisa rusak negara ini," ujarnya kepada puluhan ribu pendukungnya di acara deklarasi Alumni Jogya Satukan Indonesia, di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3).
Menurutnya, selama 4,5 tahun menjabat sebagai presiden Indonesia, ia memilih diam terhadap serangan aneka fitnah dan kabar bohong itu.
Mantan Wali Kota Solo itu memberikan contoh fitnah yang ditujukan seperti anggota Partai Komunis Indonesia, antek asing-aseng, akan melarang azan dan menghapus pelajaran agama jika menang di Pilpres 2019.
Baca juga: TKN Jokowi-Amin Fokus Tangkal Hoaks di Kampanye Terbuka
Jokowi menuturkan, perlawanannya terhadap hoaks bukan untuk dirinya sendiri, melainkan demi Indonesia.
"Difitnah-fitnah saya diam, dijelek-jelekkan saya diam, dicela dan direndahkan saya juga diam, dihujat, dihina saya diam. Tapi hari ini, di Yogya, saya sampaikan saya akan lawan," tandasnya disambut histeris para pendukungnya. Mereka pun kompak meneriakkan kata 'lawan'.
Mendapat respon yang positif dari pendukungnya, Jokowi mengulang ucapannya lagi. Kali ini ia juga berteriak. "Ingat, sekali lagi, akan saya lawan," teriak capres petahana itu.
Jokowi pun mengingatkan masyarakat untuk memilih calon pemimpin yang menyebarkan optimisme. Pemimpin yang siap berdiri paling depan melawan semua tantangan.
"Jangan calon pemimpin yang pesimistis dan suka menakut-nakuti rakyat," tegasnya.
Sejumlah tokoh dan seniman akan mengisi acara deklarasi ini. Mereka yang terlibat antara lain God Bless, orkestra gamelan oleh Djaduk Ferianto dan Kua Etnika, Marzuki Mohamad, hingga God Bless dan Slamet Raharjo. (OL-4)
Mantan Bupati Indramayu Nina Dai Bachtiar menemui Jokowi di Solo untuk meminta restu bergabung ke PSI.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
PERNYATAAN Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengenai wacana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK menuai kritik dan terkesan cuci tangan oleh ICW
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved