Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI Pemilihan Umum belum dimulai, kubu calon Presiden dan Wakil Presiden no urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno, sudah sesumbar.
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto–Sandiaga Uno, Andre Rosiade, mengatakan, paslon 02 hanya bisa dikalahkan dengan kecurangan.
Karena itu, ia meminta masyarakat untuk menjaga suara mereka mulai dari tempat pemungutan suara (TPS).
Ia menjelaskan, masyarakat harus memastikan siapa saja yang datang ke TPS. Saat penghitungan suara, kata dia, juga harus dipastikan tidak ada yang merusak kertas suara.
Baca juga: Ini Lima Daerah Terawan di Masa Kampanye
Menanggapi itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, mengatakan, apa yang dikatakan Andre menunjukkan bahwa tim Prabowo-Sandiaga memobilisasi massa untuk melakukan intimidasi melalui imbauan untuk menjaga di TPS.
"Kami melihat ada pola yang sedang dibangun oleh BPN, yaitu tidak ada yang dapat mengalahkan mereka kecuali kecurangan. Sementara, hingga saat ini belum ada pihak yang bisa menjamin siapa pemenang pemilu," ujar dia di Jakarta, Jumat (22/3).
Menurut Karding, hal itu berbahaya karena terindikasi pada upaya intimidasi kepada pemilih. Terlebih tim Prabowo-Sandi sangat gencar menginstruksikan untuk menjaga TPS.
"Sikap intimidasi seperti itu dapat memunculkan polarisasi masyarakat. Jangan hanya demi kemenangan, kerukunan masyarakat dikorbankan," tegasnya. (RO/OL-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved