Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM Betawi Rempug (FBR) menyatakan dukungannya ke pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Kepedulian Jokowi terhadap kebudayaan Betawi menjadi faktor dukungan tersebut.
Hal itu disampaikan Ketua Umum FBR Luthfi Hakim saat mengunjungi kediaman Ma’ruf, di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Jumat (8/3).
Luthfi menyampaikan, baik sebagai Gubernur DKI maupun setelah menjadi Presiden, Jokowi tetap peduli terhadap budaya Betawi.
“Buat kami orang Betawi, melihat sesuatu yang sederhana, simpel, logis dan obyektif. Bahwa selama ini Pak Jokowi sudah sangat peduli terhadap masyarakat Betawi,” kata Luthfi, Jumat (8/3).
Luthfi menjelaskan, saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi mewajibkan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk mengenakan baju sadariah khas Betawi sebagai seragam kerja.
Baca juga: Jokowi Raih The Tough Leader
Selain itu, Jokowi juga memakai baju Betawi ketika menyambut Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia pada tahun lalu.
Luthfi juga menyinggung Jokowi yang ketika sudah menjabat sebagai presiden, masih bersedia menghadiri Lebaran Betawi di Setu Babakan.
“Tidak hanya itu, saat ada rencana pembuatan uang baru, kami masyarakat Betawi mengajukan usul menghadirkan respresentasi Betawi di uang kertas kita. Kami minta 1 tetapi malah dikasih 2 yaitu pada uang Rp100.000 dan Rp2.000," kata Luthfi.
Pada mata uang kertas pecahan Rp100.000 terdapat gambar tari topeng Betawi di salah satu sisinya. Sedangkan pada pecahan Rp2.000, terdapat foto pahlawan Mohammad Hoesni Thamrin yang merupakan putra sekaligus tokoh Betawi.
Dukungan itu nantinya akan disampaikan langsung pada acara deklarasi pada Minggu (10/3).
Kedatangan Luthfi kali ini untuk untuk menyampaikan rencana tersebut ke Ma’ruf Amin. Rencananya, Jokowi juga akan menghadiri acara deklarasi tersebut. (OL-2)
PRESIDEN ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait namanya yang dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengaku terpukau melihat ratusan mobil berbalut atribut partai menyambutnya jelang Rakernas PSI 2026.
Ahok mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan subsidi energi yang selama ini diterapkan pemerintah.
Ahok membongkar potensi keuntungan jumbo yang menguap akibat tidak dijalankannya transformasi sistem subsidi energi.
Ahok secara blak-blakan mengaku pernah memberikan pilihan sulit kepada Jokowi: "Berikan jabatan Direktur Utama (Dirut) atau tidak sama sekali."
Ahok mengungkap sejumlah temuan penyimpangan selama dirinya menjabat sebagai Dewan Komisaris Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved