Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK Relawan Jokowi (ReJO) meluncurkan aplikasi Jokorner sebagai sebuah wadah pemersatu jaringan relawan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.
Ketua Dewan Penasehat ReJO sekaligus penggagas Jokorner, Erman Suparno, menyampaikan Jokorner akan memersatukan seluruh jaringan relawan mulai dari pelajar, mahasiswa, profesional, santri hingga pengusaha.
"Jokorner App merupakan wadah pemersatu relawan yang akan mendukung Jokowi melanjutkan masa jabatan," kata Erman.
Ia mengatakan Jokorner menyediakan konten-konten berdimensi optimistik tentang Jokowi yang merupakan sosok pekerja keras.
Jokorner akan mengapresiasi kinerja para relawan Jokowi-Ma'ruf. Dalam aplikasi itu, para relawan akan memeroleh level sesuai dengan kontribusinya terhadap pemenangan Jokowi-Amin.
Baca juga: Para Ketum Parpol KIK akan Turun Kampanye Bersama Jokowi-Amin
Pengarah Tim Kampanye Nasional sekaligus anggota Dewan Pembina ReJO Sidarto Danusubroto mengatakan Jokorner akan membantu Jokowi-Amin dalam melawan isu fitnah, hoaks, ujaran kebencian yang mengemuka.
"Kita melihat ada kelompok yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, dengan menyebar fitnah, kebohongan, ketakutan, hoaks, kebencian, hampir setiap hari," jelas Sidarto.
Menurut dia, sepanjang perhelatan pemilu di era reformasi, belum pernah bangsa dibuat terbelah seperti sekarang ini.
"Melalui Jokorner, kita lawan fitnah, hoaks, ujaran kebencian. Mari bersama-sama memilih pemimpin yang baik untuk masa depan," kata dia.
Sidarto menekankan dirinya mengenal Jokowi sejak Jokowi menjabat Wali Kota Solo. Dia menegaskan Jokowi tidak pernah berubah, tidak ada satupun keluarga Jokowi ikut dalam politik.
"Kita butuh sosok begitu sekarang ini," kata Sidarto. (OL-2)
PRESIDEN ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait namanya yang dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengaku terpukau melihat ratusan mobil berbalut atribut partai menyambutnya jelang Rakernas PSI 2026.
Ahok mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan subsidi energi yang selama ini diterapkan pemerintah.
Ahok membongkar potensi keuntungan jumbo yang menguap akibat tidak dijalankannya transformasi sistem subsidi energi.
Ahok secara blak-blakan mengaku pernah memberikan pilihan sulit kepada Jokowi: "Berikan jabatan Direktur Utama (Dirut) atau tidak sama sekali."
Ahok mengungkap sejumlah temuan penyimpangan selama dirinya menjabat sebagai Dewan Komisaris Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved