Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengenal lebih dekat sosok dan sepak terjang KH Ma'ruf Amin semasa hidupnya, putranya Ahmad Syauqi memberikan semacam testimoni.
"Abah itu sudah lama milik umat," ucap Gus Oqi, sapaan akrab putra kelima calon Wakil Presiden nomor urut 01 itu, saat ditemui di sela-sela kesibukannya mengonsolidasikan relawan Kiai Ma'ruf Amin, Selasa (5/3).
Kalimat singkat itu ternyata memiliki makna yang dalam. Bahwa selama hidupnya menjadi seorang ulama, Kiai Ma'ruf benar-benar total mengabdikan diri untuk membangun dan menyejahterakan umat.
Ada dua peran penting yang digeluti Kiai Ma'ruf Amin di mata sang putra. Pertama adalah menjaga agama, kedua adalah membangun kesejahteraan umat.
Dua peran itu belakangan kian kuat dijalani Kiai Ma'ruf dalam posisinya sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia maupun sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Menurut Syauqi, peran ayahnya dalam menjaga agama sudah tak diragukan lagi. Dari kiprahnya sudah banyak keluar fatwa-fatwa yang menjadi bimbingan bagi umat muslim.
Kiai Ma'ruf juga membuat pesantren sebagai pencetak generasi ulama masa yang akan datang. Hingga kini pun dalam ceramah-ceramahnya, Kiai Ma'ruf selalu menyerukan pada para ulama untuk tetap teguh menjaga agama. Terutama menjaga agama dari penafsiran-penafsiran yang menyimpang.
Peran kedua yang tengah dan terus digeluti Kiai Ma'ruf Amin adalah bagaimana menyejahterakan umat. Ini menjadi pemikiran serius Kiai Ma'ruf hingga ia pun melahirkan konsep arus baru ekonomi.
Dengan arus baru ekonomi, Abah--sebutan Syauqi untuk Kiai Ma'ruf--ingin mendobrak konsep ekonomi lama yang berpusat hanya pada segelintir konglomerat.
Baca juga: Besok, TKN Akan Lakukan Safari Politik ke Aceh
Dalam beberapa kesempatan, lanjut dia, Kiai Ma'ruf menyebut ekonomi itu harus dibangun dari bawah agar umat bisa sejahtera karena kekayaan tidak boleh berpusat di segelintir orang.
Belakangan saat berkunjung ke sejumlah daerah, Kiai Ma'ruf lebih mengkonkretkan lagi arus baru ekonominya. Pertama, ia menilai pentingnya membangun wadah-wadah pemberdayaan ekonomi di pesantren-pesantren.
Kedua, ia menginginkan agar masjid-masjid mempunyai koperasi agar umat bisa kian sejahtera.
Dari uraian KH Ma'ruf Amin mengenai arus baru ekonominya, nampak sudah jelas keberpihakan cawapres pendamping petahana Joko Widodo itu.
Bahwa ia bukan akan membangun perusahaan besar yang hanya akan menguntungkan segelintir orang, melainkan pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan umat, melalui pesantren dan masjid.
"Pemberdayaan pesantren demi kepentingan dan kemajuan pesantren itu sendiri. Membangun koperasi masjid demi umat yang berada di sekitar masjid itu sendiri," tutur Gus Oqi.
Tampak jelas keberpihakan Kiai Ma'ruf pada umat dan masyarakat bawah. Keberpihakan itu konsisten dijalani ia sejak muda hingga saat ini.
Lantas untuk apa ia melakukan itu semua, cawapres 01 tersebut serlalu menjawab, "Untuk generasi yang akan datang." (RO/OL-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved