Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menilai kampanye yang sudah berlangsung kurang lebih lima bulan didominasi hoaks dan fitnah, sehingga minim edukasi bagi pemilih.
"Publik seharusnya dijadikan subyek pemilu yang berhak atas kampanye yang mendidik, edukatif dan mencerdaskan. Kampanye saat ini didominasi hoaks, saling menjatuhkan, saling fitnah, saling menyebarkan kebencian dan sebagainya. Bagi saya, kampanye mengalami kemunduran dan itu bencana, sangat disayangkan," ungkap Syamsuddin di Kantor Jenggala Center, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (28/2).
Baca juga: Mendagri: Perekaman E-KTP Dekati 98%
Akibat banyaknya penyebaran hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian saat masa kampanye, Syamsuddin menganggap, hal tersebut berpotensi menyebabkan angka golput yang tinggi.
"Fenomena kampanye yang tidak sehat itu, yang saling fitnah, hoaks, ada kekecewaan bukan saja pada sistem pemilunya tapi juga kekecewaan pada sistem politik kita, dan itu berpotensi untuk golput. Tingkat partisipasi pemilih kita lebih rendah dibanding pemilu sebelumnya. Nah, ini ada hubungannya dengan itu," ujarnya.
Syamsuddin juga menyatakan kampanye dalam Pemilu 2019 yang tidak mencerdaskan pemilih tersebut akibat akumulasi kegagalan pendidikan politik yang dilakukan partai politik, negara, dan elemen civil society. "Ketika minimnya pendidikan soal pemilu, kebangsaan, tumbuh subur lah hoaks. Contohnya, kasus tiga emak-emak di Karawang itu," jelasnya.
Baca juga: Nama Prabowo Hingga Rocky Gerung Disebut dalam Dakwaan Ratna
Lebih lanjut, ia mengatakan sebaiknya masyarakat saat ini bijak membatasi informasi yang dapat mengancam keutuhan bangsa. Negara, katanya, harus menjamin setiap warganya mendapatkan hak konstitusionalnya untuk dapat menyuarakan hak pilihnya.
"Kalau negara, KPU kali ini yang berwenang tidak bisa memastikan warganya tidak mendapatkan hak pilihnya, pada dasarnya aspek pemilu telah gagal dilaksanakan. Soal E-KTP warga asing yang di Cianjur itu sangat hati-hati agar tidak disalahgunakan oleh pihak jahat. Sebagai aktualiasai kedaulatan rakyat, pemilu harus berlangsung secara transparan dan Adil," pungkasnya. (OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
inDrive berupaya menjawab tantangan lonjakan permintaan penumpang di Bandung yang belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan armada,
Kampanye #PlayMyWay dilakukan sepanjang 2025 dengan berbagai aktivitas yang merangkul berbagai pihak untuk menghadirkan pengalaman autentik.
Revisi UU Pemilu, pergeseran fokus dari sanksi pidana ke sanksi administratif yang dinilai lebih memberikan efek jera kepada peserta pemilu.
Kampanye di era digital menuntut kreativitas, komunikasi yang lebih terbuka, serta kemampuan membaca karakter pemilih.
BLP Beauty, merek kecantikan lokal yang didirikan oleh Lizzie Parra, bekerja sama dengan Du Anyam, sebuah kewirausahaan sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan
WARGA Jakarta dikejutkan oleh pemandangan tidak biasa pada Jumat, (18/7). Tiga unit mobil sport supercar dengan desain visual mencolok, bersama tiga truk LED bergaya futuristik,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved