Senin 25 Februari 2019, 15:29 WIB

Polisi Periksa Dua Saksi Terkait Persekusi di Munajat 212

Atalya Puspa | Politik dan Hukum
Polisi Periksa Dua Saksi Terkait Persekusi di Munajat 212

ANTARA FOTO/IDHAD ZAKARIA
Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Anti Kekerasan (Fo-JAK) Purwokerto, membawa paket yang akan dikirim kepada DPP FPI, sebagai bentuk protes terhadap kekerasan yang dialami wartawan saat meliput acara Munajat 212 di Jakarta, di Jalan Je

 

KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan kepolisian resor Jakarta Pusat telah menerima laporan terkait tindakan persekusi terhadap wartawan yang dilakukan dalam acara Munajat 212.

Dirinya menyatakan, berdasarkan laporan tersebut pihak kepolisian telah memeriksa dua orang saksi.

"Kemudian tindak lanjutnya sudah memeriksa 2 saksi, saksi pelapor dan temannya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (25/2).

Baca juga: LBH Pers Minta Polisi Usut Kekerasan Pada Jurnalis di Munajat 212

Kepolisian akan melakukan cek visum terhadap pelapor.

"Kemudian sudah memintakan visum. Nanti kita tunggu pemeriksaan berikutnya," ujar Argo.

Seperti diketahui, dalam Aksi Munajat 212 yang berlangsung pada Kamis (21/2), sejumlah jurnalis menjadi korban kekerasan oleh laskar FPI. Sejumlah jurnalis diminta menghapus foto dan video terkait momen Aksi Munajat 212 oleh laskar FPI secara paksa.(OL-5)

Baca Juga

Pendam Cenderawasih

Kapolri: Waspadai Keamanan Jelang Natal dan Tahun Baru di Papua

👤Ant 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:58 WIB
"Mendekati akhir tahun, isu lokal meningkat eskalasinya. Peningkatan ini akan menimbulkan potensi gangguan keamanan,"...
Antara/Rivan Awal Lingga

Moeldoko Dengarkan Mahasiswa, Legislator : Jaga Marwah Demokrasi 

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:20 WIB
Menurut dia, penyikapan pemerintah terhadap masyarakat atau mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan mengedepankan persuasi perlu...
MI/Susanto

KPK Eksekusi Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

👤Ant 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:09 WIB
Pengadilan Tinggi Pekanbaru mengurangi hukuman Amril dari 6 tahun menjadi 4 tahun penjara ditambah denda Rp300...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya