Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Bergandengan Tangan Melawan Hoaks

Puji Santoso
21/2/2019 09:15
Bergandengan Tangan Melawan Hoaks
(Dok. JJM Sumut)

INFORMASI bohong (hoaks) menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan kontestasi Pilpres 2019.

Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, tetapi hoaks tetap saja eksis.

Hal itu melecut semangat kaum milineal di Medan, Sumatra Utara, untuk beraksi nyata melawan hoaks.

Kegiatan demi kegiatan mereka lakukan tanpa mengenal lelah. Tujuannya satu, yakni memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Sumatra Utara.

Upaya itu mereka lakukan dengan menggelar berbagai acara formal dan informal. Salah satu usaha mereka ialah menghapuskan hoaks yang kian masif jelang Pilpres 17 April 2019.

Nurul Yakin Sitorus, 22, Koordinator Jaringan Jokowi Milineal (JJM) Sumatra Utara, kepada wartawan di Medan, Rabu (2/2), mengatakan hoaks merupakan konsekuensi logis dari era digital. Namun, kehadiran hoaks yang semakin berseliweran di jagad maya harus dihilangan karena sangat mengganggu ketenteraman dan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

"Anda bayangkan kalau terus-menerus hidup dikelilingi hoaks, kita sesama anak-anak muda milenial pun bisa bertengkar terus, tidak berkesudahan hanya karena beda pilihan politik. Ini mengkhawatirkan," ujar Nurul.

Menurut dia, dengan bersatunya kaum milenial di Sumut diharapkan dapat menghalau penyebaran hoaks. Untuk itu, bersama ratusan milenial lintas agama, JJM Sumatra Utara, membuat deklarasi kaum milenial untuk cerdas memilih presiden dan tidak terpengaruh oleh hoaks di sosial media.

"Kami dari Jaringan Jokowi Milenial juga berkomitmen menjadi garda terdepan memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Sumatra Utara," ujar Nurul dalam deklarasi antihoaks tersebut.

Deklarasi itu dihadiri ratusan anak muda se-Kota Medan. Beberapa tokoh juga tampak hadir, di antaranya RE Nainggolan, Ketua Relawan Indonesia Kerja (RKI) Sahat Simatupang, ketua panitia Nurul Yakin Sitorus, dan koordinator acara Charles Munthe.

Mantan Sekda Pemprov Sumut yang bertindak sebagai pembina JJM Sumut, RE Nainggolan, mengatakan saat inilah waktu yang tepat bagi pemuda untuk menyiapkan diri menyongsong era revolusi industri 4.0. Untuk itu, berbagai kebijakan yang telah dilakukan oleh Jokowi menjadi hal yang sangat perlu untuk didukung.

"Perkembangan digital dan startup. Unicorn, decacorn menjadi salah satu pembicaraan. Kalau kita mempersiapkan diri dengan baik kita bisa meraih itu semua," paparnya.

Berbagai kebijakan Jokowi dalam menciptakan sistem pemerintahan yang bersih juga sangat membuka peluang bagi kaum milenial untuk sukses.

Proses rekrutmen aparat sipil negara ataupun pembinaan para startup menjadi pintu yang terbuka agar kaum milenial menjadi sosok yang akan meraih kesuksesan.

"Ini alasan penting untuk mendukung kebijakan Jokowi untuk diteruskan lima tahun ke depan."  (Puji Santoso/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya