Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) paling unggul dalam perolehan suara pemilih muslim, yakni 18,4% dari total 85% total pemilih. Hal tersebut merupakan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. PDIP pun unggul tipis dari Gerindra yakni sebesar 16,6% pemilih muslim.
Meski unggul, menurut Peneliti senior LSI Rully Akbar, suara pemilih muslim yang mendukung PDIP turun drastis semenjak 6 bulan terakhir.Alasan yang dikemukakan Rully ialah bahwa dukungan dari pendukung 212 dan Ijtima Ulama semakin menguat ke kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Baca juga: Survei LSI : NasDem Tampil Sebagai Kekuatan Baru
"Bisa dikatakan, saat Jokowi mengambil keputusan Ma'ruf Amin (menjadi cawapres), ini kan ditujukkan untuk mengcover pemilih muslim agar standby pilih Jokowi. Tapi ternyata kekuatan 212 dan ijtima ulama dan segala macamnya ini justru memperkuat barisan Prabowo-Sandi," ujar Rully di Kantor LSI, Pemuda, Jakarta, Rabu (20/2).
Rully menampik bahwa menurunnya pemilih muslim di PDIP, bukan karena sosok Ma'ruf Amin yang mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019.
"Bukan karena faktor Ma'ruf Aminnya. Tapi karena memang polarisasinya sudah cukup kuat dari semenjak awal ini diluncurkan. Kemudian secara otomatis ketika pemilih Jokowi sekarang tidak kuat di pemilh muslim yang mengambil keuntungan adalah partai Gerindra atau dengan Prabowo-Sandi-nya," jelas Rully.
Dari hasil survei LSI, pada kantong pemilih muslim PDIP unggul yang kemudian disusul Gerindra. Lalu diikuti Golkar 11,0%, PKB 9,3%, dan Demokrat 5,9%. Kemudian disegmen pemilih muslim, PKS, NasDem, dan PPP juga bersaing sangat ketat.
Baca juga: LSI: PDIP Unggul di Pemilih Muslim Hingga Milenial
Lalu, pada kantong pemilih minoritas dengan base 15% dari total pemilih, menurutnya PDIP masih paling unggul dengan perolehan suara 54,7%. Kemudian disusul Golkar 13,5%, NasDem 3,5%, Gerindra 2,9%, dan Demokrat 2,4%.
Survei tersebut dilakukan pada tanggal 18-15 Januari 2019 dengan menggunakam 1.200 responden di 34 Provinsi di Indonesia. Survei yang menggunakan metode multistage random sampling itu juga dilakukan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner dan margin of error 2,8%. (OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved