Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Kolaborasi Parpol KIK-Relawan Ubah Jabar Jadi Rumah Jokowi-Amin

Micom
14/2/2019 19:43
Kolaborasi Parpol KIK-Relawan Ubah Jabar Jadi Rumah Jokowi-Amin
(antara)

SEKRETARIS Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menegaskan kubu Prabowo-Sandi telah melakukan kesalahan fatal dengan memasuki wilayah Jawa Tengah.

"Jateng tetap solid, Prabowo-Sandi lupa syarat menyerang basis pertahanan lawan memerlukan soliditas di internal. Akibat koalisi Prabowo tidak solid, maka kolaborasi parpol Koalisi Indonesia Kerja dan relawan berhasil mengubah peta Jabar menjadi rumah Jokowi-Amin," kata Hasto dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (14/2).

Pergeseran peta poltik Jabar diperkuat oleh hasil survei IndoPolling dan survei lembaga kredibel lainnya yang memperlihatkan elektabilitas Jokowi-Amin mencapai 41.7 %, sedangkan Prabowo-Sandi turun menjadi 37,9%.

Hasto menambahkan survei internal pun menempatkan elektabilitas Jokowi-Amin di Jabar mencapai 52,4%. Ada peran Ma'ruf Amin dalam penguatan dukungan umat muslim di Jabar, pun Jokowi sebagai petahana berprestasi menjadi faktor berubahnya peta politik di tanah Pasundan itu.

"Dukungan para tokoh Jabar sepert Agum Gumelar, Ridwan Kamil, TB Hasanuddin, Deddy Mizwar, Deddy Mulyadi, dan tokoh-tokoh sentral seperti Solichin GP, mengubah drastis peta politik Jabar," tuturnya.

Baca juga: Survei Indopolling Network, Prabowo tak Lagi Unggul di Jabar

Di sisi lain, upaya Prabowo-Sandi masuk ke Jawa Tengah justru membawa kegagalan. Penempatan kantor pemenangan BPN disamping pemenangan Jokowi-Ami, dinilai Hasto, sebagai sikap tidak bijak. Pun tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diteladani masyarakat Jawa Tengah.

"Malah melukai perasaan masyarakat yang mengedepankan tradisi hidup rukun-gotong royong. Maka yang terjadi adalah kerugian ganda, Jawa Tengah tidak membuahkan hasil dan Jawa Barat kebobolan," pungkasnya.

Atas perubahan peta politik Jawa Barat, maka seluruh parpol KIK, relawan dan tokoh mendapatkan amunisi baru untuk memenangkan Jokowi-Amin di atas 63%.(RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya