Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
IBUNDA Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno, Mien Uno, mengaku kecewa dengan adanya isu terkait Sandiwara Uno. Ia mengaku sakit hati dan tidak terima atas tuduhan kepada Sandiaga yang dinilai kerap bersandiwara saat kampanye.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani, menilai merupakan hal yang wajar apabila seorang ibu membela anaknya. Namun, ia berharap, ada pemahaman dari setiap anggota keluarga bahwa isu-isu tertentu memang biasa menghinggapi sosok politikus.
Baca juga: Menangkan Jokowi-Amin, Puluhan LSM Gelar Deklarasi Damai
"Kalau itu ekspresi seorang ibu, saya kira wajar lah. Seorang yang bukan politisi melihat pertarungan politik sedemikian kerasnya. Cuma hal seperti itu dunia politik pasti terjadi," ujar Arsul, di gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/2).
Arsul mengatakan, hal itu tidak hanya terjadi pada Sandiaga, tetapi banyak politikus lain. Pemahaman serupa juga perlu diberikan oleh sang politikus pada keluarga masing-masing.
"Memang di politik seperti itu, tidak boleh juga kemudian anggota keluarga kita ikut terbawa suasana baper (terbawa perasaan)," ujar Arsul.
Seperti diketahui, Mien Uno berkomentar tentang Sandiwara Uno pada Senin (11/2) di media center Prabowo-Sandiaga. Ia menuntut, agar pemberi label Sandiwara Uno meminta maaf kepada dirinya. Mien mengaku berang dan sakit hati setelah banyak tersebar tagar, video, dan foto yang disertai dengan keterangan Sandiwara Uno di media sosial. (OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved