Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan partai besutannya wajib memenangkan Pasangan Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Hal tersebut diungkapkan Surya saat memberikan pengarhaan kepada 3.000 kader NasDem di Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), Jumat, (8/12).
"Terpilihnya Jokowi tak kalah pentingnya dengan keterpilihan para kader," tegas Surya.
Baca juga: Politik Uang tidak Ampuh Pengaruhi Pemilih
Dirinya melanjutkan, semua kader NasDem harus sejalan dengan keputusan dan arah dukungan partai. Wajib bagi NasDem untuk memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) serta Pemilu Presiden (Pilpres) yang akan berlangsung 17 April mendatang. "Saya berharap kader di Jawa Timur ini sepaham dengan kader di daerah lain," paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Surya mengaku bersyukur atas prestasi NasDem selama 7 tahun berdiri sebagai partai politik (parpol). Dari beberapa Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) NasDem memiliki 8 kader yang telah menjabat sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah tingkat provinsi. Selain itu, NasDem juga berhasil mencetak hampir 190 lebih bupati dan wakilnya di seluruh Indonesia. Pada Pileg 2019, ia bermimpi meraih 100 kursi di DPR. "Saya pikir sejarah akan mencatat bahwa itu akan hadir dari NasDem," paparnya.
Secara pribadi, Surya juga menaruh harapan yang besar di Dapil Jatim VI, wilayah Kediri, Tulungagung, dan Blitar. Dapil itu diharapkan akan memunculkan lebih dari satu anggota DPR pada 2019.
"Ini para caleg yang menyatakan. Saya percaya, kenapa, karena kita memiliki caleg-caleg terbaik," ucap dia. (OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved