Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Persatuan Purnawirawan TNI/Polri dan Warakauri (PEPABRI dan Warakauri) Jenderal TNI Purnawirawan Agum Gumelar mengatakan Indonesia butuh pemimpin yang melayani seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Agum mengatakan, selain melayani masyarakat, Jokowi dikenal sebagai sosok yang sederhana, baik, jujur, dan merakyat. Bahkan, Agum menilai, Tuhan telah memberikan Indonesia pemimpin yang tepat dan itu ada pada diri Jokowi.
Baca juga: KPK Pastikan Perlindungan Hukum Bagi Pegawainya
"Orangnya sederhana, baik, jujur, merakat. Dia bisa jadi kepala pelayan masyarakat. Bukan yang arogan. Tuhan sudah memberikan pemimpin yang betul-betul tepat buat bangsa indonesia," kata Agum ketika menghadiri deklaras putra-putri Cijantung, Jakarta, Selasa (5/2).
Agum menilai, dalam rekam jejaknya sebagai pejabat pemerintah, Jokowi memiliki itikad baik sebagai pemimpin. Dalam arti, kata Agum, sebagai pemimpin yang memiliki tekad kuat untuk membangun bangsa. Hal tersebut terlihat dengan upaya yang ia lakukan dalam membangun sektor infrastruktur secara masif.
Maka dari itu, Agum mengajak putra putri Cijantung untuk memenangkan kembali Jokowi dengan cara-cara yang baik dan beretika. Agum tidak menampik bahwa ada yang tidak suka dengan pemerintahan saat ini. Meski demikian, ia meminta pilihan tersebut disikapi dengan bijak dan dewasa.
"Suka atau tidak suka itu soal biasa. Ada yang pro pemerintah ada yang tidak suka pemerintah. Kalau tidak suka dengan pemerintah ada alirannya, 17 april nanti. Tetapi ikuti taati aturan setiap etika norma demorkasi," pungkasnya. (OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved