Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Ma'ruf: Jokowi tidak Menyerang

Insi Nantika Jelita
04/2/2019 13:53
Ma'ruf: Jokowi tidak Menyerang
(MI/ROMMY PUJIANTO)

CALON wakil presiden pasangan nomor urut 01 Ma'ruf Amin tidak sepakat pola komunikasi politik Joko Widodo (Jokowi) berubah dari kalem menjadi menyerang. Menurut Ma'ruf, pria yang akrab disapa Jokowi itu hanya mengklarifikasi setiap fitnah dan berita bohong atau hoaks yang ditujukan padanya.

"Itu bukan mengkritik, tetapi mengklarifikasi. Artinya menjernihkan, mungkin istilahnya yang beda," kata Ma'ruf dalam keterangan resminya saat di sela-sela silaturahminya di Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, Jawa Tengah, Senin (4/2).

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini menilai, kritik atau menyerang bukanlah karakter mantan gubernur DKI Jakarta itu. Dia meyakini apa yang dilakukan Jokowi adalah upaya menangkal hoaks.

"Masak Pak Jokowi mengkritik? Itu klarifikasi, meluruskan saja," ucap Ma'ruf.

Baca juga: Khofifah Klaim Elektabilitas Jokowi di Jateng Tinggi

Seperti diketahui, ada elite dari paslon 02 yang mengkritisi Jokowi akhir pekan lalu. Di antaranya, Ketua Departemen Politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian yang menduga Jokowi saat ini tengah panik. Menurut Pipin, kepanikan Jokowi didasari elektabilitas yang merosot.

Pipin mengatakan, ada perubahan dalam gaya komunikasi politik Presiden Jokowi. Dalam pandangan Pipin, belakangan ini Jokowi rajin menyerang Prabowo Subianto yang menjadi rival di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Itu termasuk bagian dari manangkal hoaks." pungkas Ma'ruf. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya