Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPD Partai Demokrat (PD) Propinsi Maluku Utara, Hendrata Theis, menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dirinya mengaku dukungan itu tak bisa ditahannya. Sebab arus kuat masyarakat di bawah memang mendukung kelanjutan pemerintahan Jokowi untuk 1 periode lagi.
Sebagai Ketua PD Maluku Utara, Hendrata, mengatakan dirinya melihat Jokowi memang harus memimpin 1 periode lagi. Sebab membangun itu tak cukup hanya 5 tahun.
Baca juga: 9 dari 10 Kepala Daerah Maluku Utara Dukung Paslon 01
"Tujuan kita mencari pemimpin yang terbaik, bukan sekedar yang baik tapi yang terbaik. Banyak pekerjaan beliau (Jokowi, red) yang harus diteruskan. Karena itu kami nyatakan sikap mendukung sepenuhnya agar beliau memimpin untuk 5 tahun lagi," kata Hendrata kepada wartawan di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi, Jakarta, Minggu (3/2).
"Lalu bagaimana dengan SBY, Ketua Umum PD?" tanya wartawan.
"Saya memiliki Ketum, senior kami Pak SBY. Sikap politik saya ini demi Indonesia. Berbeda sikap politik tapi kita punya hak menyampaikan sikap politik. Sikap berbeda tapi punya tujuan untuk Indonesia lebih baik," jawab Hendrata.
"Tetapi kan SBY menegaskan dukungan penuh ke Prabowo?" tanya wartawan lagi.
"Bagi saya sikap hati masyarakat itu lebih penting, seorang pemimpin tidak berarti tanpa rakyatnya. Oleh karena itu ketika rakyatnya lebih memilih untuk memiliki dukungan tersebut (ke Jokowi, red), saya harus mendukung rakyat saya. Oleh karena itu saya menyatakan sikap dengan jelas bahwa saya mendukung Bapak Jokowi," jawab Hendrata lagi.
Ketika ditanya apakah dirinya sudah meminta ijin dari SBY, Hendrata mengatakan itu adalah urusan internal pihaknya. Dia yakin SBY adalah senior dan mentor, ketua umum yang berjiwa besar.
Karena itu pula, dirinya takkan mengundurkan diri sebagai pengurus PD ketika menyatakan dukungan kepada Jokowi. Sebab dengan mendukung Jokowi, dirinya merasa sama sekali tak mengecilkan PD. Justru tindakannya malah berkontribusi kepada PD.
"Mendukung Jokowi menaikkan elektabilitas PD?" tanya wartawan lagi.
"Sangat, sangat pasti," jawab Hendrata.
"Kenapa? Karena kita tidak bisa menabrak arus dari bawah yang begitu. Karena program beliau (Jokowi, red) menyentuh sampai ke sendi-sendi masyarakat. Seperti Dana Desa, Program Indonesia Terang yang langsung dirasakan infrastrukturnya. Kita tak bisa memungkiri hal tersebut," bebernya lagi.
"Kita semua antihoaks. Kita akan mendukung karena kebenaran yang beliau (Jokowi,red) lakukan, pemberantasan korupsi yang tanpa henti setiap saat. Ini merupakan sebuah tugas yang menyadarkan kita sebagai para pemimpin bahwa beliau sudah melakukan di jalan yang benar," pungkasnya. (RO/OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved