Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMBILAN dari 10 kepala daerah tingkat II di Propinsi Maluku Utara menyatakan dukungannya kepada pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Salah satunya adalah anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hendrata Theis, Bupati Kepulauan Sula yang juga Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Propinsi Malut.
Deklarasi itu disampaikan lewat pernyataan di hadapan wartawan dan Sekretaris TKN Jokowi-Amin, Hasto Kristiyanto, Minggu (3/2) di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf, tepat di depan kantor pusat PD di Jalan Proklamasi, Menteng.
Baca juga: Masalah Ketahanan Energi Harus Bisa Dijabarkan oleh Kedua Paslon
Di acara itu, yang hadir adalah 6 orang kepala daerah, yakni Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Hendrata, Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus.
Tiga Bupati tidak sempat hadir karena tidak dapat tiket pesawat. Tapi sudah menyatakan dukungannya ke paslon 01, yaitu Bupati Kota Ternate Burhan Abdurahman, Bupati Halmahera Timur Muhdin dan Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba. Hadir juga Ketua DPRD Prov. Maluku Utara Alien Mus, serta belasan anggota DPRD Propinsi Malut lainnya.
"Kami 9 dari 10 kepala daerah kabupaten kota di Maluku Utara mendukung Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Maluku Utara ingin maju di bawah kepemimpinan Pak Jokowi," kata Hendrata yang menjadi juru bicara para kepala daerah.
"Kami komitmen Maluku Utara (memenangkan Jokowi-Ma'ruf, red) 90 persen. Kita dalam politik bicara dengan kerja keras. Demi kemenangan kita Indonesia," tambahnya.
Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Alien Mus, mengatakan dukungan kepada Jokowi-Amin adalah hal wajar. Sebab, kepemimpinan Jokowi memang membangun dari desa. Perekonomian di desa-desa di Maluku Utara berjalan lancar. "Khususnya dengan adanya dana desa Rp1 miliar per desa," kata Alien.
Sebagai seorang perempuan, Politikus Gokar itu mengatakan kepemimpinan Jokowi sangat memperhatikan isu perempuan. Pelayanan kesehatan untuk perempuan di Maluku Utara sudah sangat luar biasa.
"Alhamdulillah, dokter-dokter sudah ada di desa-desa, Yang tadinya tidak ada sama sekali sekarang sudah ada. Tang tadinya tak ada SD, TK, SMP, SMA sekarang semua sudah rata adanya," kata Alien Mus.
"NKRI harga mati dan kami tidak terpengaruh hoaks dan perbedaan agama. Sebab kami mempercayai Pak Jokowi memperjuangkan semua." tandasnya.
Hasto sendiri menyatakan pihaknya berterima kasih atas dukungan para kepada daerah itu. Secara khusus, Hasto mengatakan Maluku dan Maluku Utara punya pengalaman pahit berupa konflik di masa lalu. Maka itu, ketika fitnah dan hoaks mulai berseliweran demi ambisi politik di pemilu, komitmen para kepala daerah menjaga kedamaian patut didukung.
"Ini merupakan dukungan yang baik, positif, dan sekaligus menjadi energi positif bagi Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin sebagai pemimpin yang menggambarkan Indonesia kita. Persatuan umaroh dan ulama, persatuan antara kekuatan nasionalis agamis," ujar Hasto.
Baca juga: Jokowi Sebut Dunia Hormati Sri Mulyani
Hasto mengatakan dukungan para kepala daerah itu datang dalam momentum yang tepat. Dukungan itu diharapkan lanjut ke kerja-kerja politik di lapangan. 'Setelah ini, semua akan bergerak ke bawah, dan langsung kami akan keluarkan surat tugas untuk memimpin di daerahnya masing-masing sesuai target yang sudah disampaikan," kata Hasto.
"Mereka juga mengatakan berbagai isu hoaks dan fitnah tidak lagi digunakan karena mereka merasakan sebuah konflik, sebuah perpecahan. Modal utama kita adalah persatuan bangsa itu sendiri," tambah Hasto. (RO/OL-6)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved