Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menegaskan kepada para dosen dan akademisi yang masih berpolitik praktis di dalam kampus agar segera keluar dari kampus.
Nasir juga meminta dosen tidak bersikap menakuti-nakuti, menebar pesimisme, serta menghasut mahasiswa bahwa Indonesia akan bubar dan hancur.
"Kampus tidak boleh untuk ajang politik. Sebab kampus bukan ajang politik. Dosen yang berpolitik praktis di kampus maka Rektor yang harus bertanggung jawab," tegas Menristekdikti usai peresmian progran studi pulp dan kertas di kampus Universitas Riau, Pekanbaru, Selasa (29/1).
Nasir menjelaskan, pihaknya menemukan ada dosen yang kerap menakuti mahasiswa saat mengajar.
Baca juga : Menristekdikti Resmikan Prodi Pulp dan Kertas Pertama
Dengan berkedok alasan ilmiah, dosen dalam belajar-mengajar memaparkan seolah-olah Indonesia akan bubar dan hancur.
"Jangan dosen saat mengajar menakuti-nakuti mahasiswa. Bilang Indonesia bubar. Dosen itu harus baik. Jangan datang lambat keluar cepat. Tapi jadilah contoh teladan mahasiswa," ungkapnya.
Menristekdikti menambahkan, kampus sebagai ruang ilmiah menggali riset dan ilmu pengetahuan harus bebas dari kegiatan politik praktis.
Apabila tetap ada dosen dan akademisi yang memanfaatkan kampus sebagai tempat politik praktis maka harus keluar dari kampus.
"Mereka tetap berpolitik silahkan keluar dari kampus. Tetapi jika itu adalah individu yang ingin berpolitik, itu adalah hak individu masing-masing," ungkapnya.(Ol-8)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved